Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Pasutri Pelaku Pembuang Janin: Takut Ketahuan Hamil Diluar Nikah

Pasutri Pelaku Pembuang Janin: Takut Ketahuan Hamil Diluar Nikah
Foto: Illustrasi bayi dibuang Pasutri.

Gemasulawesi– Polisi berhasil menangkap Pasutri pelaku pembuang janin bayi ke dalam sumur di Desa Sungai Kuning, Kabupaten Kuangsing, Riau.

“Karena keduanya takut ketahuan sudah hamil di luar nikah, janin bayi itu dibuang ke dalam sumur di belakang rumah orang tuanya,” ungkap Kapolsek Singingi Iptu Koko F Sinuraya dalam keterangan tertulisnya, Kamis 5 Agustus 2021.

Dia menyebutkan, Pasutri pelaku pembuang janin itu berinisial NY (20) berstatus sebagai mahasiswi, dan suaminya DR (25).

Baca juga: Bawa Sabu, Polisi Tangkap Pasutri Asal Parigi Moutong

“Setelah dilakukan penyelidikan, keduanya kita amankan atas dugaan tindak pidana aborsi,” ujarnya.

Berdasarkan pengakuan Pasutri pelaku pembuang janin, mereka berpacaran sejak Oktober 2020 lalu. Selama itu, keduanya sudah sering melakukan hubungan badan hingga Februari 2021 kemarin.

Akibatnya, NY hamil dan memberitahu DR. selanjutnya, DR menyarankan NY untuk menggugurkan kandungannya.

“Pelaku NY meminum obat yang disarankan DR, namun tidak berhasil,” kata dia.

Karena tidak menunjukan reaksi, akhirnya pada April 2021, pelaku DR kembali menyuruh pacarnya untuk minum obat penggugur kandungan.

Tetapi, hal itu tidak berhasil menggugurkan kandungan. Lalu, pada Kamis 29 Juni 2021, NY dan DR dinikahkan di rumah orangtua NY.

Kemudian pada Minggu 1 Agustus 2021, NY menenggak minuman kaleng berasa asam manis.

“Setelah itu, pelaku NY merasakan perutnya mulas, kemudian pergi ke kamar mandi di belakang rumah. Sampai di kamar mandi itu, janin bayinya langsung keluar,” kata dia.

Mayat bayi laki-laki ditemukan di dalam sumur

Sebelumnya, mayat bayi laki-laki ditemukan di dalam sumur membuat geger warga Desa Sungai Kuning, Kabupaten Kuansing, Riau.

Bayi itu diduga sengaja dibunuh Pasutri pelaku pembuang janin yang baru saja menikah, karena malu, pengantin perempuan sudah hamil duluan.

Kapolsek Singingi Iptu Koko Ferdinand Sinuraya mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kasus bayi dibuang di sumur itu. Dia belum bersedia menyebutkan nama Pasutri itu.

“Kita sudah melakukan olah TKP dan periksa saksi-saksi. Setelah kita dalami, ada Pasutri baru nikah. Setelah kita interogasi istrinya, benar mereka baru menikah. Tapi, sebelum pesta pernikahan sang istri sudah hamil,” tutup Koko. (***)

Baca juga: Tujuh Orang Jadi Tersangka Peredaran Obat Ilegal Palu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post