Pasien Covid 19 di Rumah Sakit Undata Meninggal Gantung Diri

Pasien Covid 19 di Rumah Sakit Undata Meninggal Gantung Diri
Foto: Illustrasi dilarang melintas.
Jangan Lupa Share

Berita kota palu, gemasulawesi– Satu pasien covid 19 di Rumah Sakit Undata ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri.

“Korban berinisial TS (55) berjenis kelamin laki-laki,” ungkap Kapolres Palu AKBP Riza Faisal, di Kota Palu, Senin 14 Juni 2021.

Ia mengatakan, TS pasien covid 19 ditemukan dalam posisi gantung diri di kamar mandi ruang isolasi Rumah Sakit Undata, Senin 14 juni 2021 pukul 10.29 Wita.

Awalnya, petugas piket Rumah Sakit Undata melakukan kontrol pasien covid 19, pukul 08.00 Wita. Namun, petugas Israel Opo tidak melihat korban di ruang perawatan.

Baca juga: DPUPRP Parigi Moutong Usulkan Perbup Pemutihan IMB

“Petugas menyampaikan hal itu ke salah satu perawat bernama Amuh Arif,” sebutnya.

Usai mendapat informasi itu, Amuh Arif kemudian mengecek ruang perawatan TS dengan cara mengintip.

Baca juga: Menkeu Sri Mulyani Enggan Jelaskan Perkara PPN Sembako

Dan saat itu, perawat melihat TS pasien covid 19 sudah dalam keadaan gantung diri di dalam kamar mandi, dengan menggunakan sarung.

“Kemudian Amuh Arif langsung memanggil rekan lainnya, Hendrita dan dr Putu Melaya untuk mencari kunci ruangan,” tuturnya.

Baca juga: Parigi Moutong Siapkan 100 Ha Lahan Padi Ladang Upsus Pajala

Mereka kemudian membuka ruangan isolasi pasien covid 19. Dan benar di kamar mandi ditemukan pasien tergantung sudah dalam keadaan meninggal akibat gantung diri.

Korban TS merupakan pasien covid 19 yang dirawat sejak 8 Juni 2021 di ruang isolasi Rumah Sakit Undata.

Baca juga: Target PAD Sektor SPAM Air Bersih Parigi Moutong Menurun

“Menurut adik korban, bahwa almarhum ini pernah konsultasi di RSJ Madani,” ujar Riza.

Saat ini jenazah TS pasien covid 19 meninggal gantung diri masih berada di ruang jenazah untuk menunggu keluarga lainnya.

Baca juga: Dinkes Parigi Moutong Optimis Vaksinasi Guru Tuntas Juni Ini

Laporan: Rafiq

Tulisan ini dapat menjadi inspirasi dan pelajaran agar tidak meniru kejadian serupa. Jika anda mengalami masalah serupa dalam kehidupan anda, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Baca juga: KemenpanRB Temukan Surat Pengangkatan Honorer Palsu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post