Pasca Abrasi Pantai Minahasa, Pemkab Siapkan Hunian Sementara

waktu baca 2 menit
(Ilustrasi)

Berita Sulawesi Utara, gemasulawesi – Pasca abrasi Pantai Amurang, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan disebut akan siapkan hunian sementara bagi para korban yang terkena dampak bencana abrasi pantai.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan telah mengambil tindakan cepat untuk memajukan proses pekerjaan di tempat hunian sementara pasca abrasi Pantai Amurang, Minahasa Selatan, sesuai arahan Kepala BNPB Letjen Suharyanto saat berkunjung ke posko pengungsi pekan lalu.

“Pemerintah setempat juga harus segera mengambil kebijakan untuk menyediakan lahan pemukiman baru (permanen) bagi masyarakat yang sudah terkena atau terancam abrasi pantai,” ucap Suharyanto di Jakarta, Jumat 24 Juni 2022.

Untuk implementasi lebih lanjut, Suharyanto mengatakan akan berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Ini adalah praktik yang telah diadopsi untuk memberikan perlindungan kepada warga yang terkena dampak Awan Longsor Panas (APG) Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur.

Ia mengatakan, akan segera mencari bantuan dari Kementerian PUPR, yang sudah memiliki prototipe seperti yang sudah ada bagi warga lereng Semeru.

Penginapan sementara terletak di kawasan perkebunan Desa Bitung, kompleks jalan menuju Desa Kilometer Tiga. Selanjutnya, tempat tinggal sementara ini akan dihuni oleh warga yang rumahnya terkena dampak abrasi, yang masih tinggal di pengungsian. Selain itu, rencana relokasi pasar tradisional sedang dipersiapkan.

Berdasarkan data yang dihimpun Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB per Jumat 24 Juni 2022 pukul 01.20 WIB, jumlah pengungsi sebanyak 127 KK atau 387 jiwa. Rinciannya 53 KK atau 134 jiwa di BPBU Desa Lewet, 46 KK atau 158 jiwa di Balai Sentrum PGA Uwuran Dua dan 28 KK atau 95 jiwa di rumah anggota keluarga atau kerabat. (*Ikh)

Baca: Gelar Bakti Sosial, Polda Sulawesi Tengah Gratiskan Operasi Katarak

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.