2Banner GIF 2021

Parimo Mutakhirkan Dapodik Sarana Prasarana SD 2022

Parigi Moutong Mutakhirkan Dapodik Sarana Prasarana SD 2022 Sulawesi Tengah
Foto: Sarpras SD Parigi Moutong.

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, melakukan pemutahiran Data pokok pendidikan atau Dapodik sarana prasarana Sekolah Dasar tahun 2022.

“Kami sedang menyelesaikan seluruh data usulan yang dilaporkan kedalam sistem Dapodik yang akan berakhir pada 31 Maret mendatang,” ungkap Kepala Bidang Manajemen SD Disdikbud Parigi Moutong, Ibrahim saat dihubungi, Kamis 25 Maret 2021.

Ia mengatakan, berdasarkan surat Kementerian Pendidikan, sekolah yang mengalami tingkat kerusakan. Baik sedang, ringan dan berat di Parigi Moutong, wajib mendapatkan rekomendasi dari Dinas PUPRP, untuk input Dapodik sarana prasarana.

Baca juga: Sulawesi Tengah Terima Bantuan Sarana Alat Kesehatan

“Rekomendasi harus dinas teknis, kami Disdikbud tidak bisa mengeluarkannya,” tuturnya.

Saat ini kata dia, tim penilai baik DPUPRP dan Disdikbud Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, sedang menyasar sekolah yang diusulkan kedalam Dapodik sarana prasarana tahun depan.

Ia tidak menjelaskan dengan rinci, hanya saja pihaknya mengusulkan sebanyak-banyaknya kedalam Dapodik sarana prasarana. Nantinya, kementrian yang akan memverifikasi data yang diusulkan.

Baca juga: SMP Satu Paritra, Butuh Kepekaan Disdikbud

Baca juga: Polisi Bekuk Napi Tamping Pengedar Sabu di Lapas Kelas II B Luwuk

“Makanya semua usulan harus masuk dalam dapodik, sebab itu merupakan syarat wajib yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat,” jelasnya.

Sejauh ini kata dia, dalam penilaian yang dilakukan tim bagi sekolah yang akan melakukan rehab harus ada rekomendasi.

Kemudian, bagi sekolah pengusul baru harus membuktikan dengan sertifikat tanah serta dokumen pendukung lainnya.

Baca juga: Disdikbud Parimo Angkat Tenaga Honorer Sesuai Dapodik

Baca juga: DPO Kasus Jembatan Donggala Ditangkap di Jakarta

“Sekolah yang mengupload semua dokumen yang menjadi syarat dalam usulan itu,” sebutnya.

Ia menekankan, semua itu harus ada kepedulian dari sekolah itu sendiri. Walaupun, dinas telah berupaya maksimal menginput Dapodik sarana prasarana.

“Sekali lagi kepedulian, Kepsek kalau tidak ada kepedulian maka akan sia-sia upaya yang dilakukan,” tutupnya.

Baca juga: Puluhan Milyar Rupiah, BOP PAUD Parigi Moutong

Baca juga: Peringatan HUT Parimo Jadi Sarana Evaluasi

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post