Parimo Kembali Buka Penerimaan CPNS Tahun 2019

0
73
Kantor BPKSDM Kabupaten Parimo (Dokumentasi, gemasulawesi.com)
SHARE

Parimo, gemasulawesi.com- Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Parigi Moutong Propinsi Sulawesi Tengah kembali melanjutkan kembali penerimaan Calon Penerimaan Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 yang sempat tertunda karena bencana gempa bumi beberapa waktu lalu.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Kinerja Aparatur Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Parimo Evi Satriani kepada gemasulawesi.com, Senin, 18 Februari 2019. Ia mengatakan, penerimaan CPNS ini serentak di lima wilayah yang ada Propinsi Sulawesi Tengah.

“Untuk informasi tersebut masyarakat dapat melihat pada situs resmi penerimaan CPNS dengan nama website SSCN.BKN.co.id,” ujarnya.

Penerimaan CPNS yang sifatnya lanjutan ini kata ia, akan berakhir pada hari Selasa tanggal 19 Februari 2019 pada pukul 24.00 WITA.

Sehingga lanjut ia, masyarakat diminta untuk segera memasukan kelengkapan berkas yang dibutuhkan sistem dalam situs resmi BKN tersebut.

“Bagi masyarakat yang telah mendaftar secara online pasca dibukanya kembali pendaftaran CPNS ini dapat segera membawa berkas hardcopynya ke BKPSDM Parimo ataupun mengirimkan berkasnya lewat Kantor POS langsung ke BKPSDM,” jelasnya.

Kemudian tuturnya, bagi masyarakat yang telah mendaftar dan terverifikasi berkasnya pada pendaftaran sebelum gempa, hanya tinggal menunggu pengumuman informasi hasil seleksi berkas pada tanggal 4 Maret 2019 mendatang bersamaan dengan pengumuman pendaftaraan lanjutan saat ini.

Ia menambahkan, pihaknya telah menginformasikan hal ini kepada masyarakat melalui situs resmi Pemda Parimo WWW.Kabparigimoutong.go.id.

Diketahui untuk wilayah Kabupaten Parimo, terdapat 261 formasi yang tersebar di semua instansi. Formasi tersebut juga dapat dilihat masyarakat yang ingin mendaftar menurut pilihan dan latar belakang pendidikan yang sesuai dengan kriteria formasi yang ada di website BKN.

Laporan: Muhammad Rafii


SHARE

Tinggalkan Balasan