Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Parimo Buka Jalur Distribusi Hasil Pertanian ke Kalimantan

Parimo Buka Jalur Distribusi Hasil Pertanian Hingga Kalimantan
Foto: Parimo Buka Jalur Distribusi Hasil Pertanian Hingga Kalimantan.

Gemasulawesi– Pemda Parigi Moutong, Sulawesi Tengah akan melakukan kunjungan ke beberapa wilayah di Kalimantan, untuk membuka jalur distribusi hasil pertanian dan perkebunan.

“Rencana pembukaan jalur distribusi ini kami akan laksanakan bulan ini, kami saat ini sedang membuat beberapa brosur komoditi akan kami promosikan saat berada disana,” ungkap Kepala Disperindag Parigi Moutong, Mohammad Yasir saat dihubungi, Rabu, 8 September 2021.

Menurut dia, jalur distribusi ini dibuat pihaknya untuk memastikan berapa estimasi biaya akan dikeluarkan petani, atau pengusaha hasil pertanian dan perkebunan, jika akan memasarkan hasil produksinya atau olahannya ke beberapa wilayah di Kalimantan Timur.

Baca juga: Parigi Moutong Dorong Pengusaha Manfaatkan Tol Laut

Bahkan, pembukaan jalur distribusi itu juga akan mengetahui berapa harga jual komoditi dari pertanian dan perkebunan. Kemudian, pihaknya akan menyampaikan ke seluruh petani atau pengusaha, sehingga mereka bisa berhitung keuntungan, bila memasarkan hasil pertanian dan perkebunannya.

“Artinya mereka tidak lagi menerka-nerka, kalau dibawa ke Kalimantan justru rugi atau apa. Itulah makanya kami siapkan jalur distribusinya,” kata dia.

Kemudian kata dia, pihaknya juga akan membangun kesepakatan dengan pemerintah daerah setempat, untuk menjamin komuditi yang dipasarkan para petani atau pengusaha dari Parigi Moutong, bisa terjual disana.

Sebab, berdasarkan informasi, kesepakatan yang dibangun hanya dengan sesama pengusaha tidak bisa menjadi jaminan.”Karena informasi yang saya dapat, sebenarnya sudah banyak pengusaha kesana, cuman banyak yang rugi. Contohnya, ketika sampai disana ada yang tidak dibayar, dan banyak masalah lainnya,” ujarnya.

Menurut dia, pihaknya berencana menyasar beberapa wilayah terdekat di Kalimantan Timur, untuk membuka jalur distribusi itu, seperti Balikpapan, Bontang, Pasir Penajam, dan Samarinda.

“Titik awal jalur distribusi itu, akan kami mulai dari Kantor Bupati, menuju Pelabuhan Taipa. Berlanjut ke Pelabuhan Balikpapa, baru ke beberapa wilayah terdekatnya,” jelasnya.

Dia mengatakan, ide pembukaan jalur itu berangkat dari keprihatinannya atas kondisi penumpukan stok beras disejumlah gilingan padi. Sebab, petani sulit memasarkan hasil pertaniannya, meskipun harga jual dibawah rata-rata pasaran.

Persoalan itu, harus segera berikan solusi karena musim tanam pagi akan mulai dilakukan, dan dikhawatirkan berdampak pada penumpukan hasil produksi pertanian.

“Berdasarkan perintah Pak Bupati harusnya secepatnya, karena kalau terlalu lama rencana ini, jelas stok beras terus menumpuk dan tidak terjual,” pungkasnya. (***)   

Baca juga: Bulog Telah Selesaikan Distribusi Bantuan Beras PKH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post