Parimo Akhirnya Terima Puluhan Miliar Dana Hibah Korban Gempa

0
88
Parigi Moutong Akhirnya Terima Puluhan Miliar Dana Hibah Korban Gempa
Illustrasi Penyelamatan Korban Gempa Sulteng

Parimo, gemasulawesi.com Kabupaten Parigi moutong akhirnya terima puluhan miliar hibah korban gempa, setelah setahun berlalu pasca gempa mengguncang sebahagian Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merinci, Parigi Moutong salah satu daerah penerima bantuan senilai Rp 66.361.850.000. Kemudian, Kota Palu menerima Rp 820.653.280.000, Kabupaten Sigi Rp 568.663.780.000 dan Kabupaten Donggala Rp 516.780.890.000.

“Hari ini penandatanganan perjanjian dan hibah dilakukan dengan mengundang empat kepala daerah di Sulteng,” ungkap Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo dikutip dari Kompas.com.

Ia mengatakan, penandatanganan bantuan hibah daerah dari Kemenkeu kepada tiga bupati dan satu wali kota, bernilai Rp 1,9 Triliun.

Penandatanganan itu lanjut dia, dilakukan di Kantor BNPB Jakarta dengan mengundang empat pimpinan daerah, yakni Wali Kota Palu, Bupati Sigi, Bupati Donggala, dan Bupati Parimo.

“Dana ini diharapkan dalam waktu tujuh hari kerja sudah masuk ke rekening kas daerah, dan selanjutnya akan ditransfer ke rekening perorangan kepada masyarakat terdampak, baik yang rumah berat, sedang, maupun ringan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, korban gempa yang rumahnya rusak berat akan mendapat dana Rp 50 juta, rusak sedang Rp 25 juta, dan rusak ringan Rp 10 juta. Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Rifai dalam siaran pers menyebut, dana Rp 1,9 Triliun akan disalurkan untuk 85.763 rumah.

Setelah penandatanganan perjanjian hibah daerah dilaksanakan, penerima hibah yaitu pemerintah daerah harus melengkapi berkas-berkas administrasi dan mematuhi semua persyaratan yang diperlukan agar penyaluran dapat terlaksana dan tercapai 100 persen.

“Adapun mekanisme pengelolaan hibah ini menggunakan mekanisme APBD dan pemanfaatannya selama 12 bulan terhitung sejak dana diterima di rekening kas umum,” terangnya.

Setelah Parigi Moutong akhirnya terima puluhan miliar hibah korban gempa, banyak pihak yang berharap bantuan segera direalisasikan kepada warga terdampak yang telah terdata sebelumnya.

Diketahui, gempa Palu terjadi pada 28 September 2018. Gempa yang bermagnitudo 7,4 diikuti dengan tsunami yang melanda pantai barat Pulau Sulawesi, Indonesia, bagian utara. Pusat gempa berada di 26 km utara Donggala dan 80 km barat laut Kota Palu dengan kedalaman 10 km.

Saat itu, BNPB pada 10 Oktober mengumumkan bahwa korban meninggal akibat gempa itu mencapai 2.045 orang. Paling banyak korban berada di Palu sebanyak 1.636 orang.

Sumber: Kompas

Tinggalkan Balasan