Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Parigi Moutong Salurkan Rp1,43 Miliar Dana Pembinaan Parpol

Parigi Moutong Salurkan Rp1,43 Miliar Dana Pembinaan Parpol
Foto: Kaban Kesbangpol Parigi Moutong, Sakti Lasimpala.

Gemasulawesi– Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, salurkan dana pembinaan Parpol atau Partai Politik tahun 2021 senilai Rp1,43 miliar.  

“Ini adalah kegiatan pembinaan Parpol. Dan menjadi tanggungjawab kami,” kata Kepala Badan Kesbangpol Parigi Moutong, Muhamad Sakti Lasimpala saat ditemui, Senin 13 September 2021.

Menurut dia, proses penyaluran dana pembinaan Parpol itu telah dimulai sejak, dua minggu terakhir, dengan alokasi nominal dana untuk masing-masing Parpol berbeda-beda.

Baca juga: Kesbangpol Perketat Bantuan Hibah Lembaga Parigi Moutong

Alokasi itu mengacu pada jumlah perolehan suara pada saat Pemilihan Umum (Pamilu) beberapa waktu lalu.

“Ini masih menggunakan standar lama, satu suara dihargai Rp4.500. Jadi, perolehan suara Parpol di kali Rp4.500, itulah nilai yang menjadi bantuan pembinaan Parpol dan menjadi hak dari masing-masing Parpol,” jelasnya.

Selaku pihak yang diberikan tanggungjawab untuk melakukan pembinaan terhadap Parpol, diharapkan dana itu dapat dimanfaatkan sesuai dengan perencanaan.

Hal itu berkaitan dengan kegiatam Parpol, yang merujuk kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor: 78 tahun 2020 perubahan atas Permendagri  Nomor: 36 tahun 2018, tentang tata cara penghitungan, penganggaran pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan tertib administrasi pengajuan, dan laporan pertanggungjawaban penggunaan bantuan keuangan Parpol.

“Karena kami berharap, diakhir pelaksanan kegiatannya melakukan pertanggungjawaban itu sesuai dengan apa yang disyaratkan Kemendagri terhadap penggunaan dan Parpol itu. Jangan nanti di akhir dana itu digunakan ke hal-hal lain yang tidak pantas untuk dibiayai,” kata dia.

Dia juga berharap, Parpol dapat bergerak secara maksimal dan efeknya, sehingga terjadi pergerakan politik untuk meningkat partisipasi pemilih.

Artinya, jika hal itu bisa tercapai maka seluruh masyarakat Parigi Moutong telah memiliki hak untuk menyalurkan pilihnya, berdasarkan ketentuan.

Selain itu, Parpol juga dinilai telah bekerja maksimal, misalnya dengan melakukan sosialisasi dan pendidikan politik terhadap konstituen-konstituennya.

“Kesbang ini tidak melihat dari warna benderanya, tetapi melihat dengan secara keseluruhan. Sehingga, harapnya benar-benar Parpol dapat bersinergi dengan sesama Parpol, dan Pemda dalam hal ini Kesbangpol,” tutupnya.

Baca juga: Kesbangpol Sosialisasi Permendagri 78 Tahun 2020

Laporan: Novita Ramadhani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post