2Banner GIF 2021

Parigi Moutong Rencana Tambah Hari Pembelajaran Tatap Muka

Parigi Moutong Wacanakan Tambahan Hari Pembelajaran Tatap Muka
Foto: Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong, Sunarti. Parigi Moutong Wacanakan Tambahan Hari Pembelajaran Tatap Muka.

Gemasulawesi– Pemda Parigi Moutong, Sulawesi Tengah wacanakan tambah hari pembelajaran tatap muka terbatas di satuan pendidikan pada masa pandemi covid19.

“Hal itu dilakukan, setelah melakukan ujicoba PTM terbatas dua hari dalam sepekan bagi peserta,” ungkap Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong, Sunarti saat ditemui di Parigi, Kamis 21 Oktober 2021.

Dia mengatakan, setelah menerapkan Protokol kesehatan (Prokes) ketat, dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas dua pekan lebih, tidak ada ditemukan gejala klaster baru dalam lingkungan sekolah.

Baca juga: Parigi Moutong Batalkan Tatap Muka di Sekolah

Hal itu kata dia, dibuktikan dengan tidak adanya laporan dari pihak pengawas dan satuan pendidikan sebagai penyelenggara pembelajaran tatap muka terbatas.

Dia menuturkan, pembelajaran di satuan pendidikan terbatas, tadinya mewajibkan peserta didik belajar dua hari dalam satu pekan. Maka, direncanakan tambah satu hari pembelajaran tatap muka, menjadi tiga hari dalam satu pekan.

Pelaksanaannya juga kata dia, belum dilakukan secara serentak masih dilakukan ujicoba seperti pada awal dilaksanakannya pembelajaran tatap muka terbatas.

Sehingga, sebagai langkah awal dimungkinkan sekolah yang berada di ibu kota kabupaten lebih dulu menerapkan rencana itu.

Baca juga: DPRD Sarankan Parigi Moutong Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

“Tadi pak Koordinator Pengawas menyampaikan akan dilakukan rapat tentang pembelajaran tatap muka terbatas tiga hari dalam sepekan, dan kami menunggu itu kapan akan dilaksanakan,” jelasnya.

Dia menuturkan, kegiatan itu nantinya akan dilakukan monitoring dan evaluasi kembali, apabila Parigi Moutong semakin baik dan kondusif di masa pandemi saat ini. Tujuannya, agar tidak ada lagi yang dikhawatirkan.

Baca juga: Juli Mendatang, Jadwal Pembelajaran Tatap Muka di Parigi Moutong

Pihaknya kata dia, juga mendorong guru tenaga kependidikan, untuk tetap menyelesaikan vaksinasi. Sebab, masih ada tenaga guru yang belum mendapatkan suntikan vaksin, akibat kendala medis setelah dilakukan pemeriksaan.

“Selain guru dan tenaga kependidikan, kami juga mengawal vaksinasi untuk siswa yang telah berusia diatas 12 tahun keatas,” tutupnya. (***)

Baca juga: Satgas Evaluasi Ujian Sekolah Tatap Muka di Parigi Moutong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post