Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Parigi Moutong Membagi Tiga Zona Rumah Sakit Rujukan Covid19

Parigi Moutong Membagi Tiga Zona Rumah Sakit Rujukan Covid19
Foto: Tim Satgas Covid19 Parimo.

Gemasulawesi– Satgas Percepatan Penanganan covid19 Parimo, Sulawesi Tengah, menyepakati pembagian tiga zona rumah sakit rujukan untuk pasien terkonfirmasi positif.

“Dibagi menjadi tiga di karenakan lonjakan pasien terkonfirmasi positif semakin meningkat,” ungkap Juru bicara (Jubir) Satgas covid19 Parimo, Irwan dalam keterangan resminya, Minggu 1 Agustus 2021.

Ia mengatakan, tiga wilayah rumah sakit rujukan covid19 sebagai berikut. Untuk pasien dari wilayah Kecamatan Sausu sampai Kecamatan Kasimbar rujukan di Rumah Sakit Anuntaloko Parigi.

Baca juga: Rumah Sakit Raja Tombolotutu Parimo Punya Direktur Baru

Zona rumah sakit rujukan covid19 dari wilayah Kecamatan Tinombo Selatan sampai dengan Kecamatan Ongka Malino di Rumah Sakit Raja Tombolotutu Tinombo.

Dan untuk wilayah Kecamatan Bolano sampai Kecamatan Moutong di Rumah Sakit Buluye Nopoae Moutong.

Baca juga: Dalam Sepekan Tercatat 963 Kasus Baru Covid19 di Banggai

“2020, Rumah Sakit Raja Tombolotutu ditunjuk sebagai tempat rujukan covid19 dan Perbupnya sudah ada,” sebutnya.

Ia mengatakan, Satgas covid19 akan bergerak cepat dan melibatkan tim ahli kedokteran untuk definisi operasional secara teknis. Baik itu pasien covid19 akan dirawat baik sakit ringan, sakit sedang maupun sakit berat.

Baca juga: Pemprov Sulteng Tambah Rumah Sakit Darurat Covid-19

Pasien covid19 kategori berat langsung dirawat di Anuntaloko

Contohnya, secara teknis pasien covid19 gawat atau sakit berat langsung dirawat ke Anuntaloko.

Baca juga: Puluhan Ribu KPM di Kota Palu Terima Tambahan Bantuan Beras

Berbeda dengan Rumah Sakit Raja Tombolotutu dengan fasilitas dan SDM belum memadai.

“Sehingga, tim dokterlah nanti menyepakati definisi operasionalnya seperti apa. Pasien parah seperti apa, sedang seperti apa dan ringan seperti apa,” tegasnya.

Baca juga: Pemda Tambah Fasilitas Rujukan Covid19 di Parimo

Ia menambahkan, perlunya adanya definisi operasional. Sehingga, nantinya siapaun yang merujuk sudah dapat diketahui.

“Secepatnya tim dokter menyepakatinya, karena jangan sampai semuanya ke rumah sakit Raja Tombolotutu,” tutupnya. (Diskominfo Parimo)

Baca juga: Gubernur Tekankan Penanganan Pandemi Covid19 Mulai dari Desa

Baca juga: Polisi Bentuk Tim Penanganan Kasus Kejahatan Pandemi Covid19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post