Sabtu, Juni 19, 2021
Jangan Lupa Share

Parigi Moutong Kembangkan Pertanian Melalui Teknologi

Pemda Tingkatkat Produktifitas Melalui Sistem Smart Farming

Must read

Jangan Lupa Share

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Guna meningkatkan produktifitas petani, Pemda Parigi Moutong kembangkan pertanian melalui teknologi.

“Kami coba kembangkan sistem pertanian berbasis teknologi,” ungkap Sekretaris daerah Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Zulfinasran, di Kantor Bupati Parimo, Rabu 3 Maret 2021.

Ia mengatakan, Parigi Moutong kembangkan pertanian dengan mengembangkan sistem pertanian berbasis teknologi melalui program pertanian cerdas atau Smart Farming.

Petani tidak hanya diminta meningkatkan hasil produksi kata dia, tetapi lebih dari itu. Makanya, Parigi Moutong kembangkan pertanian dengan menghadirkan satu program yang digagas melalui metode pertanian cerdas.

Baca juga: Smart City Parigi Moutong, Pangkas Kesenjangan Jarak Koordinasi Wilayah

“Kemajuan teknologi saat ini sudah sepatutnya ikut diterapkan dalam pengembangan sektor pertanian,” tuturnya.

Contoh penerapan teknologi pada sektor pertanian misalnya pada sistem pengairan, penyemaian bibit hingga proses panen. Bahkan pengelolaan data pertanian memanfaatkan ketersediaan teknologi.

Parigi Moutong kembangkan pertanian guna mendukung upaya mitra pemerintah itu dalam meningkatkan ketersediaan produksi bahan pangan untuk konsumsi masyarakat.

“Program ini juga dapat menjadi solusi untuk mengatasi persoalan pada sektor pertanian di Parimo,” sebutnya.

Menurutnya, sebelum program itu diterapkan maka perlu dilakukan kajian-kajian teknis dari Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Parimo, Sulawesi Tengah. Dengan bersinergi bersama instansi lainnya. Bahkan melibatkan akademisi agar pemanfaatan program itu dapat berjalan efektif.

Program pertanian cerdas, katanya, sejalan dengan program yang dicanangkan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian yang disebut dengan “Agriculture War Room” (AWR) untuk mendukung pemetaan sekaligus mengetahui data pertanian hingga tingkat desa.

“Saya ingin tim yang menggodok program smart farming di Parigi Moutong, benar-benar memperhitungkan dan merencanakan dengan matang serta terukur. Agar dalam pelaksanaannya nanti bisa berjalan sesuai rencana dan mendapatkan hasil yang jelas,” harapnya.

Ia menegaskan, pertanian merupakan salah satu sektor unggulan di Parimo selain kelautan dan perikanan. Makanya, Parigi Moutong kembangkan pertanian dengan pengembangan berbasis teknologi yang sudah harus diterapkan.

Ia menambahkan, sektor pertanian Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, khususnya subsektor tanaman pangan pada komoditas padi sawah setiap tahun mengalami surplus beras hingga 125 ribu ton. Yang mana target produksi pada 2020 sekitar 344.456 ton dengan produktivitas 55,24 kwintal per hektare di lahan seluas kurang lebih 64.590 hektare.

Baca juga: Digitalisasi, Cara UMKM Bertahan di Masa Pandemi

Laporan: Muhammad Rafii

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article