Parigi Moutong Ikuti Sosialisasi Inovasi Daerah dan IGA 2021

Parigi Moutong Ikuti Sosialisasi Inovasi Daerah dan IGA 2021
Foto: Sosialisasi Inovasi Daerah dan IGA 2021.
Jangan Lupa Share

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Bappelitbangda bersama 16 OPD dilingkup Pemda Parigi Moutong, mengikuti sosialisasi penilaian Indeks Inovasi Daerah dan IGA atau Penghargaan Innovative Government Award tahun 2021.

Sosialisasi sosialisasi penilaian Indeks Inovasi Daerah dan IGA digelar Badan Penelitian dan Pengembangan Litbang (BPP) Kementerian Dalam Negeri melalui zoom meeting dan live Youtobe Badan Litbang Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Kami telah mengikuti sosialisasinya yang dilaksanakan BPP Kemendagri melalui zoom meeting bersama 16 OPD terkait,” ungkap Sekretaris Bappelitbangda Parigi Moutong, Krisdaryadi Ponco Nugroho, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis 8 Juli 2021.

Terkait penilaian indeks inovasi daerah dan IGA 2021, Kemendagri RI telah membuka proses penginputan data inovasi daerah kedalam sistem indeks inovasi daerah.

Tahapan penilaian indeks inovasi daerah dan IGA 2021dimulai pada Mei hingga 13 Agustus 2021 nanti, melalui situs web. Indeks.inovasi. litbang.kemendagri.go.id.

Baca juga: Ikuti Ajang IGA, Parigi Moutong Andalkan Aplikasi SIDADI

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan daerah, sebelum melaporkan inovasinya, pada ajang Indeks Inovasi Daerah dan IGA 2021.

Diantaranya, dukungan kebijakan pembinaan inovasi daerah berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor: 38 Tahun 2017 tentang inovasi daerah.

Baca juga: Inovasi Daerah New Normal Parigi Moutong, Ini Kategorinya

“Berdasarkan penjelasan dalam undang-undang itu, inovasi daerah adalah semua dan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah.

Hal itu dilakukan melalui, peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan dan peran serta masyarakat serta peningkatan daya saing.

Baca juga: Penurunan Kelas GNI per Kapita Indonesia Akibat Pandemi

Kemudian, bentuk inovasi daerah yang dimaksudkan adalah inovasi tata kelola pemerintahan daerah.

Inovasi pelayanan publik dan lainnya sesuai dengan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah.

Baca juga: 2022, Bio Farma Targetkan Produksi Vaksin Merah Putih

Dalam hal kriteria inovasi daerah tambahnya, semua yang mengandung pembaharuan seluruh atau sebagian unsur dari inovasi. Disisi lain memberi manfaat bagi daerah atau masyarakat pada umumnya.

Selain itu, hal paling penting tidak membebankan dan pembatasan pada masyarakat yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan dapat direplikasi.

Baca juga: Pengedar Narkoba Manfaatkan Pandemi Covid 19

Laporan: Novita Ramadhani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post