Selasa, Mei 18, 2021

Parigi Moutong Akan Bangun Kelas Darurat SDK Bangkalang

Must read

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, usulkan pembangunan kelas Darurat SDK Bangkalang, Desa Dongkas.

“Untuk sementara, dibuatkan ruangan darurat sambil berjalan proses sekolah permanen,” ungkap Kabid Manajemen SD Disdikbud Parigi Moutong, Ibrahim di ruang kerjanya, Senin 12 April 2021.

Pengusulan pembangunan kelas darurat SDK Bangkalang membutuhkan berita acara dari Pemdes setempat terkait kondisi sekolah yang roboh.

Berita acara serta surat pengusulan kelas darurat SDK bangkalang akan diteruskan ke BPBD Parigi Moutong.

Baca juga: Polisi Bekuk Napi Tamping Pengedar Sabu di Lapas Kelas II B Luwuk

“Kami juga meminta laporan kepada koordinator wilayah dan kepala sekolah. Kemudian akan dibuatkan pengantar ke dinas terkait khususnya terkait bencana,” tuturnya.

Sementara usulan pembangunan sekolah secara permanen ke kementrian, masih ada kendala di Dapodik.

Baca juga: Aneh, Kalapas Parigi Sebut Kreatif Warga Binaan Buat Senjata Tajam

Sebab dalam Dapodik mensyaratkan kelengkapan dokumen resmi kepemilikan lahan lokasi pembangunan sekolah.

“Dalam beberapa tahun terakhir, SDK Bangkalang selalu jadi prioritas pengusulan pembangunan permanen,” sebutnya.

Baca juga: Tertangkap di Depok, Buronan Kejati Sulbar Sempat ke Sulawesi Tengah

Disdikbud Parigi Moutong juga mengusulkan kepada Pemerintah Desa Dongkas untuk mencari lahan baru pembangunan sekolah permanen.

Pasalnya, lokasi sekolah saat ini berada dekat dengan bantaran sungai. Kondisinya rawan, dimana sewaktu-waktu bisa terjadi musibah lainnya.

“Hal-hal kecil itu menjadi kendala mewujudkan sekolah permanen di sana,” jelasnya.

Baca juga: Operasi Keselamatan Tinombala 2021 Sulteng: Larang Mudik Lebaran

Setelah beberapa kali dihantam angin kencang, SDK Bangkalang menjadi ambruk. Kelas untuk proses belajar mengajar sehari-hari tidak berfungsi.

Usulan pembangunan ke pemerintah pusat belum disetujui. Sementara, pihaknya hanya mengharapkan bantuan dari pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Setelah ada dokumen itu, sekolah ini menjadi urutan pertama untuk diusulkan tahun ini,” tutupnya.

Baca juga: BMKG: Waspadai Daerah Rawan Longsor di Sulteng

Baca juga: Polisi Ringkus Dua Remaja Pembawa Narkoba di Sigi, Sulawesi Tengah

Laporan: Muhammad Rafii

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article