Panwascam Seleksi Calon PKD Kecamatan Bolano Parigi Moutong

145
Panwascam Seleksi Calon P3KD Kecamatan Bolano Parigi Moutong
Proses wawancara seleksi P3KD- Panwascam Bolano Parigi Moutong seleksi calon P3KD Pilgub Sulteng 2020, di sekretariat Panwascam Bolano, Jumat 21 Februari 2020.

Parigi moutong, gemasulawesi.comPanitia pengawas pemilihan kecamatan atau Panwascam melakukan seleksi wawancara kepada calon Pengawas Kelurahan Desa atau PKD di 13 Desa di Kecamatan Bolano Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).

“Rekrutmen PKD sudah diumumkan beberapa hari sebelumnya. Tepatnya, pada 10 februari 2020,” ungkap Ketua Panwascam Bolano Kabupaten Parigi Moutong, Ning Setiati, di sekretariat Panwascam, Jumat 21 Februari 2020.

Pengumuman itu kata dia, mengacu pada surat edaran Bawaslu Provinsi No.018/K.ST/KP.01.00/II/2020, perihal pembentukan PKD pada Pemilu Gubernur Sulawesi Tengah tahun 2020.

Ia melanjutkan, jumlah calon pendaftar yang antusias ingin bergabung berjumlah 27 orang. Terdiri dari tiga pendaftar wanita dan 24 pendaftar laki-laki pada 13 desa di Kecamatan Bolano.

Kegiatan tes wawancara itu dilaksanakan selama dua hari. Terhitung mulai 21 sampai dengan 22 Februari 2020.

“Jumlah pendaftar tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya,” tuturnya.

Pihaknya kata dia, berupaya mencari calon PKD yang memiliki semangat untuk membantu berjalannya proses Pemilu yang demokratif. Berdasarkan Asas Jujur adil dan berintegritas. Mampu meluangkan waktunya hanya untuk mengawasi jalannya demokrasi helatan Pemilu Gubernur Sulawesi Tengah tahun 2020 23 september mendatang.

Tak hanya itu, seleksi PKD ini dilakukan secara profesional tanpa ada intervensi dari pihak manapun. Sehingga, merupakan murni perekrutan berdasarkan hasil seleksi administrasi dan wawancara.

Calon PKD yang memenuhi syarat dan mampu bekerja sama untuk mengawal proses demokrasi sampai dengan selesainya tahapan.

“Hasil pengumuman seleksi akan diumumkan pada awal bulan Maret 2020. Serentak seluruh wilayah, sesuai Juknis yang diedarkan Bawaslu Kabupaten Parigi Moutong,” terangnya.

Dilihat dari laman resmi Bawaslu, Panitia Pengawas Pemilu Kelurahan Desa memiliki tugas dan tanggungjawab, berikut uraiannya:

  1. Mengawasi pelaksanaan tahap demi tahap penyelenggaraan Pemilu di kelurahan/desa. Tugas ini terdiri dari:
  2. pemutakhiran data pemilih Pemilu, penetapan daftar pemilih sementara, daftar hasil perbaikan dan daftar pemilih tetap
  3. pelaksanaan kampanye Pemilu,
  4. pendistribusian logistik Pemilu,
  5. pelaksanaan pemungutan suara dan proses penghitungan suara Pemilu di setiap TPS,
  6. pengumuman hasil penghitungan suara Pemilu di setiap TPS,
  7. pengumuman penghitungan suara Pemilu dari TPS dengan cara ditempelkan,
  8. pergerakan suara tabulasi, penghitungan suara Pemilu dari tingkat TPS dan PPK,
  9. pelaksanaan penghitungan dan pemungutan suara ulang, Pemilu lanjutan dan Pemilu susulan,
  10. Mencegah terjadinya praktik politik uang pada Pemilu di wilayah kelurahan/desa,
  11. Mengawasi netralitas semua pihak yang dilarang ikut serta dalam kegiatan kampanye Pemilu sebagaimana diatur dalam UU ini di wilayah kelurahan/desa,
  12. Mengawasi, memelihara dan merawat arsip berdasar jadwal retensi arsip sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan,
  13. Mengawasi pelaksanaan sosialisasi penyelenggaraan Pemilu di wilayah desa,
  14. Melasanakan tugas lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (***)

Baca juga: TP4 Parigi Moutong Mulai Verifikasi Penerima Bantuan Bencana

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.