Gelontoran 1,3 Miliar Rupiah, Tekan Pandemi Covid di Palu

Gelontoran 1,3 Miliar Rupiah, Tekan Pandemi Covid di Palu
Foto: Operasi Yustisi Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Jangan Lupa Share

Berita kota palu, gemasulawesi– Menekan pandemi covid di Palu, Sulawesi Tengah, Pemkot anggarkan Rp 1,3 Miliar Rupiah.

“Anggaran itu untuk operasional di pos perbatasan dan pelaksanaan Operasi Yustisi,” ungkap Kepala Satuan Polisi Pamomg Praja (Satpol PP) Kota Palu, Trisno, Senin 1 Februari 2021.

Ia mengatakan, anggaran penanganan pandemi covid di Palu, Sulawesi Tengah, berasal dari Belanja Tidak Terduga atau BTT.

Pemkot mengalokasikan dana penanganan pandemi Covid di Palu untuk 2021, mencapai Rp 1.369.525.000.

Baca juga: Operasi Yustisi Protokol Kesehatan, Satgas Covid 19 Parimo Jaring 50

“Dari total anggaran yang direalisasikan itu, tiga pos perbatasan pemeriksaan Covid 19 mendapatkan dana operasional senilai Rp 979.500.000,” jelasnya.

Sedangkan untuk pelaksanaan Operasi Yustisi selama pandemi virus corona di Palu kata dia, disediakan dana operasional senilai Rp 393.025.000.

Ia merincikan, perbulannya anggaran yang keluarkan khusus pelaksanaan Operasi Yustisi kurang lebih Rp 131 juta.

Untuk menekan pandemi covid di Palu, Sulawesi Tengah, Pemkot juga melaksanakan vaksinasi. Kota Palu mendapat jatah 5740 dosis vaksin sinovac dari pemerintah pusat.

Baca juga: Masuk Kota Palu, Warga Sulteng Wajib Bawa Hasil Rapid Tes

Pemberian vaksin akan diberikan kepada tenaga kesehatan. Sebab, mereka dalam aktivitas kesehariannya kerap bersinggungan langsung dengan orang yang terpapar selama pandemi Covid di Palu.

Namun, hingga beberapa waktu lalu capaian vaksinasi tenaga kesehatan di Kota Palu, Sulawesi Tengah, hingga memasuki tahap kedua penyuntikan masih rendah dari target vaksinasi sebanyak 5.501 Nakes.

Di Puskesmas Mabelopura, Kecamatan Palu Selatan, Penanggung Jawab Vaksinasi, I Kadek Suryawan mengungkapkan, sejak pertama kali layanan vaksinasi dibuka dua pekan lalu. Per harinya jumlah nakes yang divaksin di fasilitas kesehatan (faskes) hanya dua hingga tiga orang. Dari target penerima vaksin di Puskesmas itu yang sebanyak 78 Nakes.

Masih rendahnya capaian vaksinasi untuk menekan pandemi covid di Palu, juga sesuai dengan catatan Dinas Kesehatan Kota Palu, Sulawesi Tengah. Tercatat hingga 27 Januari 2021, baru 24 persen dari total target vaksinasi sebanyak 5501 nakes.

Selain karena masih adanya nakes yang belum mendaftar ulang, banyaknya target yang tidak lolos pemeriksaan kesehatan awal jadi penyebab rendahnya capaian itu.

Baca juga; Sulawesi Tengah Target Vaksinasi 23 Ribu Nakes Selesai Maret 2021

Laporan: Rafiq

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post