Rabu, April 21, 2021

25 Desa Tandatangani Perjanjian Kerjasama Pamsimas Parigi Moutong

Must read

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Pengelola program Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat atau Pamsimas Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, tandatangani dokumen Perjanjian Kerjasama (PKS) tahun anggaran 2021.

Tanda tangan PKS Pamsimas Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, dilakukan antara PKK dan Koordinator Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM).

“Setelah ditandatangani maka kegiatan ini akan segera dilaksaanakan secepatnya,” ungkap Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Parigi Moutong, I Nyoman Adi Susmanta, usai penandatanganan perjanjian kerjasama di auditorium Bappelitbangda Parimo, Rabu 23 Maret 2021.

I Nyoman mengatakan, Bantuan Langsung Masyakarat atau BLM Pamsimas Parigi Moutong itu, diberikan kepada 25 Desa dari 11 Kecamatan yang ada di Kabupaten Parigi Moutong.

Baca juga: Minyak Kelapa Kampung Premium, Industri Parimo ‘Go Nusantara’

Baca juga: Pemuda Pemilik Paket 14,26 Gram Tembakau Gorilla Ditangkap di Tolitoli

Ia menjelaskan, dari 25 Desa yang menerima bantuan Pamsimas Parigi Moutong itu, 16 Desa diantaranya pendanaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Dan sembilan desa lagi sumber dananya berasal dari Anggaran Belanja Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Sementara itu untuk anggaran yang dikucurkan dalam bantuan Pamsimas ini. Khususnya, APBN sebesar Rp 2,6 miliar kemudian dana dari APBD sebesar Rp 2,2 miliar,” jelasnya.

Baca juga: Pemprov, Kejati dan Pemkot Palu Kerjasama Perbaiki Tata Kelola Aset Daerah

Baca juga: Kerjasama Kementrian Kelautan, Parimo Bangun Politeknik

Dalam kegiatan ini, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan. Misalnya, sosialisasi, tahapan perencanaan yang melibatkan masyarakat, kemudian tahapan pelaksanaan kegiatan dan terakhir serah terima bantuan itu.

Kegiatan penandatangan kerjasama Pamsimas Parigi Moutong, juga didampingi para fasilitator yang sudah berpengalaman di bidangnya masing-masing. Fasilitator yang direkrut berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah seperti Kota Palu.

“Perekrutan para fasilitator ini dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dengan ketentuan sudah berpengalam dalam kegiatan-kegiatan seperti ini,” tutupnya.

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Parigi Moutong Jadi Tersangka

Baca juga: Rusdi Mastura Janji Sejahterakan Warga Sulteng

Baca juga: Tekan Pernikahan Dini, Parimo Gandeng Kemenag dan Pengadilan Agama

Laporan: Aldi

- Advertisement -spot_img

More articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -