Target Tingkatkan PAD Parimo, DPRD Usul Naikkan NJOP

  • Whatsapp
Target Tingkatkan PAD Parigi Moutong Parimo Sulawesi Tengah Sulteng, DPRD Usul Naikkan NJOP
Target Tingkatkan PAD Parimo, DPRD Usul Naikkan NJOP (Foto: Rapat DPRD bersama Pemda, gemasulawesifoto)

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Target tingkatkan Pendapatan Asli Daerah disingkat PAD, DPRD minta Pemda segera naikkan NJOP tanah di Kabupaten Parimo Sulteng.

“Terdapat beberapa NJOP tanah warga di Parimo masih warisan dari Kabupaten Donggala Sulteng,” ungkap Anleg DPRD Parimo H Suardi, saat rapat bersama Pemda, di kantor DPRD Parimo, Selasa 25 Agustus 2020.

Bacaan Lainnya

Ia melanjutkan, nilai yang tertera pada NJOP masih rendah. Jadi, potensi penerimaan pendapatan daerah dari pajak daerah, akan ikut berkurang.

Bapenda Parimo selaku OPD yang menaungi pengelolaan penerimaan pendapatan daerah dari pajak kata dia, sebaiknya segera mencari solusi.

“Apalagi pada masa pandemi virus corona, kegiatan perekonomian nampak menurun,” tuturnya.

Terkait usulan dari DPRD, Kepala Bapenda Parimo M. Yasir, SE mengatakan pihaknya telah melakukan penyesuaian nilai NJOP beberapa objek tanah di seluruh wilayah Kabupaten Parimo.

Namun, karena masalah keterbatasan anggaran maka hanya beberapa desa saja yang sudah menyesuaikan dengan nilai NJOP terkini.

“Tahun 2019, dengan anggaran yang cukup banyak pihaknya mampu menyelesaikan penyesuaian NJOP pada 100 desa,” urainya.

Karena faktor pandemi virus corona pada tahun ini kata dia, maka berdampak pada anggaran Bapenda Parimo yang berkurang untuk kembali melaksanakan penyesuaian nilai NJOP di Parigi Moutong.

Pihaknya, optimis bisa menyelesaikan target itu. Demi bisa mencapai target penerimaan pendapatan daerah.

Untuk realisasi pemasukan PAD, Kabupaten Parimo Sulteng sudah merealisasikan sekitar 42 persen ke kas daerah.

Masih ada beberapa bulan lagi hingga akhir tahun 2020, untuk dapat mencapai target realisasi pemasukan PAD Parimo.

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.