PAD Parigi Moutong dari Sektor Pajak Naik 18 Persen

  • Whatsapp
PAD Parigi Moutong Parimo Sulawesi Tengah Sulteng dari Sektor Pajak Naik 18 Persen
PAD Parigi Moutong dari Sektor Pajak Naik 18 Persen

Berita parigi moutong, gemasulawesiPendapatan Asli Daerah atau PAD Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah dari sektor pajak dan retribusi alami kenaikan sebanyak 18 persen.

“Realisasi PAD Parigi Moutong dari pajak mencapai 118,15 persen, melebihi target yang ditetapkan. Sehingga ada surplus sekitar Rp 2 Milyar,” ungkap Kepala Bapenda Moh. Yasir, saat rapat Pansus yang antara DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), tentang Ranperdda Pertanggungjawaban ABPD tahun 2019, di gedung DPRD, Senin 27 Juli 2020.

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan, ada sebelas jenis pajak daerah yang sementara ini dikelola. Dari 11 jenis itu hanya ada satu jenis yang tidak tercapai yaitu pajak hotel.

“Itu karena faktor, adanya surat edaran atas tidak lanjut temuan BPK, terkait cara penagihan untuk pajak hotel,” jelasnya.

Menurutnya, adanya surplus karena faktor sektor-sektor yang digenjot untuk menaikan PAD. Misalnya, parkir di RSUD Anutaloko, Galian C di desa dan penetapan Perda Walet.

“Untuk galian C juga kita tagih lumayan besar, Ranperda walet juga jadi pendapatan baru, parkir di lima titik diproyeksikan 250 juta. Dan tiap tiga bulan ada rapat evaluasi bagaimana pemungutan retribusi di lapangan. Kami juga akan evaluasi retribusi pasar. Proyeksi pendapatan itu sudah dihitung berdasarkan uji petik dilapangan,” bebernya.

Atas prestasi pencapaian target PAD,  Pansus mengapresiasi kinerja Bapenda Parigi Moutong.

Anggota Pansus Moh. Zain mengatakan, dari data realisasi yang dilaporkan TAPD disebutkan, pajak dan retribusi melebihi target pendapatan.

Realisasi itu akan dijadikan dasar DPRD, untuk menjadi proyeksi pendapatan pada pembahasan anggaran bersama TAPD di tahun berikutnya.

“Harus diapresiasi prestasi peningkatan PAD disektor pajak dan retribusi yang naik hingga 18 persen,” tuturnya.

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.