Pacu Pertumbuhan Ekonomi, Pemkab Buol Tingkatkan Produksi Jagung

waktu baca 2 menit

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Pacu pertumbuhan ekonomi serta menopang pembangunan ketahanan pangan, Pemerintah Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah mendorong petani untuk meningkatkan produksi jagung.

Hal itu diungkapkan Bupati Buol Amirudin Rauf, dengan menggencarkan Program Percepatan Pengentasan Kemiskinan (P3K) upaya memaksimalkan produksi jagung jadi primadona guna memacu pertumbuhan ekonomi.

“Kami berupaya memaksimalkan produksi jagung dengan mengintensifkan Program Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Jagung (P3K) jadi primadona,” ucap Bupati Buol Amirudin Rauf, Rabu 22 Juni 2022 di Buol.

Ia mengatakan Buol merupakan salah satu daerah yang potensial untuk pengembangan jagung. Kecamatan Bunobogu merupakan wilayah pengembangan demonstrasi plot jagung. Petani di kecamatan tersebut, seperti Desa Bunobogu, menanam satu kilogram jagung di lahan seluas 25 x 70 meter persegi dan bisa menghasilkan 1,2 ton jagung saat panen.

Baca: Putra Buya Arrazy Hasyim Tewas Tertembak Pistol Polisi, Keluarga Ikhlas

Sementara, satu hektare lahan bisa menghasilkan 15 ton jagung saat panen. Dihitung atas dasar harga sekarang Rp 4.300/kg, hasilnya Rp 64 juta.

Budidaya penanaman jagung di wilayah kecamatan dilakukan langsung oleh petani dengan didampingi oleh petugas lapangan (PPL) dari Balai Penyuluhan Pertanian kecamatan.

Ia mengungkapkan, hal ini dilakukan secara swadaya antara petani dan PPL.

Amirudin Rauf mengatakan petani dapat meningkatkan kapasitasnya dengan mempelajari cara menanam dan mengembangkan jagung melalui cara demplot tersebut.

“Karena jika satu hektar dikelola dengan baik, juga dirawat dengan baik dan dipupuk secara intensif, bisa dihasilkan 15 ton jagung per hektarnya,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Buol menargetkan panen jagung 100.000 ton per tahun untuk memenuhi kebutuhan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani jagung di wilayah tersebut. Amirudin Rauf menjelaskan, jagung diupayakan menjadi primadona pertanian di Bumi Pogogul, Buol dengan memaksimalkan program P3K jagung.

Melalui program ini, kata dia, target panen jagung tahunan ditargetkan mencapai 100.000 ton pada 2022, yang juga akan membawa Buol surplus jagung. Data Pemerintah Kabupaten Buol, tahun 2019 produksi jagung 94.384 ton, tahun 2020 mencapai 86.587,5 ton dengan luas areal 17.317,5 hektar. (*Ikh)

Baca: Geger, Peternak Lembu di Langkat Temukan Mayat Siswi SMP

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.