P2KD Dinilai Tidak Netral, Sabran Runtu Mencari Keadilan

0
82
P2KD Dinilai Tidak Netral, Sabran Runtu Mencari Keadilan
Calon Kades Malanggo Pesisir, Sabran Runtu (Foto: Sidik)

Parimo, gemasulawesi.com P2KD Desa Malanggo Pesisir Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) dinilai tidak netral. Sabran Runtu mencari keadilan.

Pasalnya, Sabran Runtu Merasa didzalimi P2KD Desa Malanggo pesisir selaku penyaring bakal calon Kades. Diketahui, Sabran Runtu, salah satu calon Kepala desa (Kades) pada perhelatan Pilkades serentak belum lama ini.

“Saya tidak persoalkan tentang kemenangan Nuham Hartono. Tetapi saya hanya menuntut ketidakadilan yang dilakukan P2KD,” ungkap Sabran yang ditemui di kantor Disdikbud Parimo, Selasa, 9 Juli 2019.

Ia melanjutkan, P2KD meloloskan syarat administrasi berupa ijazah Paket Nuham Hartono yang tidak dilegitimasi oleh Disdikbud Parimo selaku pihak yang berwenang.

Pihaknya hendak melaporkan terkait masalah surat keterangan hilang Ijazah SD dan SMP milik Nuham Hartono hanya dari pihak sekolah saja. Tanpa diperkuat Surat Keterangan Hilang dari pihak Kepolisian.

Menurut Sabran,  pihaknya menuntut keadilan penyelenggara P2KD yang meloloskan rivalnya, Nuham Hartono. Sementara, Nuham Hartono dinyatakan menang tipis beda tiga suara pada perhitungan suara pilkades Malanggo Pesisir.

“Seharusnya, sebelum ditetapkan menjadi Calon Kades, P2KD berdasarkan Perbup Parimo harus selektif melihat persyaratan administrasi berupa ijazah calon Kades,” tegasnya.

DPMD belum terima aduan resmi terkait P2KD Desa Malanggo Pesisir dinilai tidak netral

Dikonfirmasi terkait aduan calon Kades tersebut, Kadis DPMD Parimo, Fit Dewana mengungkapkan pihaknya baru mendengar kabar tersebut secara lisan. Belum ada persuratan resmi yang dilayangkan ke DMPD.

“Kalau sudah bersurat secara resmi, barulah nanti akan dimasukkan ke dalam list Tim Penanganan Sengketa Pilkades yang dibentuk belum lama ini,” tutur Fit Dewana.

Lanjut dia, tim gabungan penanganan sengketa Pilkades yang terdiri dari Polres, Kejaksaan, DPMD dan lainnya itulah yang akan melihat detail laporan. Kemudian dalam beberapa hari kedepan baru akan keluar rekomendasi dari Tim itu.

Kemudian, apabila laporan nantinya terbukti oleh tim penanganan sengketa Pilkades dan telah berkekuatan hukum. Bukti laporan akan dijadikan acuan oleh Bupati Parimo untuk menggugurkan Kades terpilih lewat surat keputusan.

Berikutnya, penelusuran gemasulawesi.com ke kantor Disdikbud Parimo, diperoleh informasi, benar ijazah paket Nuham Hartono dari kelompok belajar Sanunita, masuk dalam data base Disdikbud Parimo.

Selanjutnya, fotocopy Ijazah Paket harus dilegalisir Disdikbud Parimo. Legalisir tidak dapat dilakukan oleh kelompok belajar atau PKBM yang mengeluarkan ijazah tersebut.

Sementara itu, P2KD serta Kades terpilih Desa Malanggo Pesisir sampai berita ini dirilis, belum berhasil dimintai konfirmasinya oleh gemasulawesi.com.

Diketahui pilkades serentak Malanggo pesisir dikuti tiga pasang calon dengan perolehan suara 169. Sementara dirinya Sabran Runtu meraup suara sebanyak 166 suara selanjutnya 58 suara diraih oleh nomor urut satu.

Laporan: Sidik/Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan