Minggu, Mei 16, 2021
BerandaKabupaten Banggai35 Warga Terjaring Operasi Yustisi di Banggai

35 Warga Terjaring Operasi Yustisi di Banggai

- Advertisement -spot_img

Berita banggai, gemasulawesi– Sebanyak 35 warga terjaring operasi yustisi di Banggai, Sulawesi Tengah, dalam upaya mencegah penyebaran pandemi covid 19.

“Puluhan warga maupun pengendara yang terjaring lantaran tidak menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah,” ungkap Kapolsek Toili AKP Candra, di Banggai, Rabu 10 Februari 2021.

Ia mengatakan, mereka itu terjaring dalam operasi pendisiplinan protokol kesehatan yang digelar di depan Terminal Desa Rusa Kencana dan Pasar Rakyat Desa Tirta Kencana sebanyak.

Mereka yang terjaring operasi yustisi di Banggai itu diberikan teguran dan sanksi sosial pungut sampah.

Baca juga: Operasi Yustisi Protokol Kesehatan, Satgas Covid 19 Parimo Jaring 50

“Sanksi diharapkan bisa memberikan meningkatkan kepedulian warga atas bahaya covid 19,” sebutnya.

Selain menjaring warga tidak taat protokol kesehatan, petugas gabungan juga membagikan masker kepada mereka sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan.

Dan memberikan edukasi serta menyampaikan Instruksi Presiden Nomor 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid 19.

Baca juga: Polisi Amankan Lima Pemuda karena Ikut Balap Liar di Toili

Baca juga: BNNP Sulteng: Sosialisasi Penting Cegah Kasus Narkoba

“Kita juga menyampaikan surat edaran Bupati Banggai Nomor 443.1/0095/Dinkes, tanggal 25 Januari 2021 tentang larangan dan pembatasan segala bentuk kerumunan pencegahan Covid 19,” sebutnya.

Pihaknya berharap lapisan masyarakat dapat sadar akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan dan menjaga pola hidup bersih di tengah pandemi covid 19 saat ini.

“Sasaran penyemprotan disinfektan adalah ruang publik seperti Mapolsek Toili, Kantor Camat, rumah-rumah ibadah dan pasar rakyat,” tuturnya.

Baca juga: Ratusan Warga Parimo Terjaring Operasi Yustisi Gabungan

Baca juga: Terdakwa Korupsi DKP Parigi Moutong Ajukan Pengalihan Status Tahanan

Kemudian, jajaran Polsek Toili, Koramil, Puskesmas dan Pemerintah di Kecamatan Toili, lakukan penyemprotan disinfektan.

Sebanyak 10 unit alat penyemprotan yang digunakan hari ini.

“Kami akan terus bersinergi sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara,” tutup AKP Candra.

Baca juga: Operasi Yustisi Kota Palu, Ratusan Warga Terkena Sanksi

Baca juga: Gelontoran 1,3 Miliar Rupiah, Tekan Pandemi Covid di Palu

Laporan: Rahmat

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

Must Read

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.