fbpx

Nihil Hasil, Tim Hentikan Operasi SAR Korban Speed Boat Karam

waktu baca 3 menit
Foto: Basarnas Palu dan Tim SAR gabungan hentikan pencarian speed boat karam di perairan Banggai Laut.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Tim SAR gabungan hentikan pencarian korban speed boat karam yang membawa rombongan tim kampanye salah satu Cawabup Pilkada Banggai Laut Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) pelaksanaan kegiatan SAR diusulkan ditutup dan dilanjutkan pemantauan,” ungkap Kepala Basarnas Palu Andrias Hendrik Johannes, di Palu, Minggu 8 November 2020.

Operasi SAR hari ketujuh pencarian speedboat atau kapal cepat Fajar 180 PK karam Senin 2 November 2020 di perairan Pulau Sonit Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), belum membuahkan hasil.

Dia menjelaskan, Tim SAR gabungan telah berupaya semaksimal mungkin melaksanakan tugas pencarian di lapangan.

Baca juga: Basarnas Palu Kerahkan Kapal Cari Korban Speed Boat Karam

“Sejak kegiatan pencarian dilakukan enam hari yang lalu, Tim SAR juga membawa sejumlah anggota keluarga korban ikut dalam operasi,” tuturnya.

Upaya Tim SAR kata dia, sudah didukung dengan sejumlah armada dan peralatan. Namun, keempat korban belum ditemukan keberadaannya.

Baca juga: Siaga 24 Jam, Basarnas Kota Palu Pantau Masa Libur Panjang

Dia memaparkan pada operasi hari ketujuh ini tim SAR membagi dua regu guna memudahkan kegiatan pencarian.

“Regu pertama menggunakan kapal KN SAR Bhisma milik Basarnas Palu menyisir perairan Pulau Sonit. Dan Pulau Kasuari atau di sekitar kecelakaan pelayaran terjadi,” jelasnya.

Baca juga: Speed Boat Karam, Cawabup Banggai Laut Sulawesi Tengah Tewas Tenggelam

Kemudian regu kedua menggunakan perahu karet milik Pos SAR Luwuk, perahu karet Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banggai Laut dan perahu karet milik Polairud Polda Sulteng menyisir pesisir pantai Pulau Sonit dan Pulau Kasuari.

Setelah Tim SAR gabungan bersama keluarga korban dan unsur pemerintah setempat bersepakat, operasi pencarian speed boat karam di perairan Banggai Laut ditutup.

“Personel yang terlibat dalam kegiatan operasi SAR dikembalikan ke satuan masing-masing,” terangnya.

Selanjutnya, kapal KN SAR Bhisma yang berlabuh di Dermaga Banggai Laut, kini kembali ke Pelabuhan Lalong Luwuk, Kabupaten Banggai dengan waktu tempuh perjalanan kurang lebih enam jam.

Baca juga: Parimo Dapat Bantuan Satu Unit Speed Boat Ambulans

Diberitakan sebelumnya, speedboat atau kapal cepat Fajar 180 PK mengalami kecelakaan akibat dihantam ombak besar di antara Pulau Sonit dan Pulau Kasuari pada Senin 2 November 2020.

Kapal itu mengangkut 11 penumpang yang merupakan rombongan tim kampanye Pilkada Serentak 2020, dari salah satu pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati Banggai Laut.

Dalam peristiwa itu, empat orang selamat, tiga korban ditemukan meninggal dunia, salah satu di antaranya yakni calon Wakil Bupati Banggai Laut atas nama Asgar Badalia dan empat korban lainnya hingga kini masih dilaporkan hilang.

Berikut nama-nama korban tenggelamnya speedboat di Banggai Laut, Senin 2 November 2020.

Baca juga: Meninggal, KPU Sebut Posisi Cawabup Banggai Laut Bisa Diganti

Korban selamat:

  1. Rusly Banun ( Cabup)
  2. Syamsu Lambelu
  3. Lambri
  4. Haji Basri

Baca juga: Parigi Moutong Buka Seleksi Jabatan Sekkab

Meninggal Dunia:

  1. Asgar Badalia (Cawabup)
  2. Ahmad Yusuf
  3. Nursan (kernet)

Tidak Ditemukan (Hilang):

  1. Ilham (anggota kepolisian)
  2. Taqwa (anggota kepolisian)
  3. Asis Pataboga
  4. Robert Lakis (38thn)

Baca juga: Ratusan Warga Bergabung di DPD Partai Nasdem Parimo

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.