Operasi Pasar Pemda Parimo Digelar Pekan Depan

0
47
Operasi Pasar Pemda Parimo Pekan Depan
Pedagang campuran di Pasar Sentral Parimo (Foto: gemasulawesi.com)
SHARE

Parimo, gemasulawesi.com- Operasi pasar Pemerintah daerah (Pemda) Parimo Provinsi Sulteng melalui Dinas Perindustrian & Perdagangan (Disperindag) bakal digelar pekan depan.

Walaupun agak terlambat menurut warga, operasi pasar dilaksanakan untuk menjaga stok sejumlah kebutuhan pokok, bakal dipasarkan dengan harga murah.

“Operasi pasar digelar mulai tanggal 13 sampai dengan 22 Mei 2019, enam Ramadhan 1440 H,” ungkap Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Parimo, H Amran, pada sidang paripurna DPRD Parimo, Jumat, 10 Mei 2019.

Ia melanjutkan, operasi pasar menjadi agenda pemda untuk menjawab pandangan fraksi DPRD Parimo, untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok yang mulai merangkak naik.

Tujuannya, memberikan masyarakat kemudahan, memperoleh kebutuhan selama Ramadhan 2019 dan mengantisipasi kelangkaan stok kebutuhan pokok.

“Operasi pasar ini akan dilaksanakan selama sepuluh hari berturut-turut meliputi wilayah kota Parigi dan sekitarnya,” ujarnya.

Rinciannya, kawasan operasi pasar sekitar kota parigi yakni Kecamatan Parigi, Parigi Selatan, Parigi Tengah dan Kecamatan Parigi Utara.

Kemudian, tersebar lagi di wilayah Utara Kabupaten Parimo yaitu Kecamatan Tomini, Palasa, Tinombo, Tinombo Selatan, Kasimbar dan Toribulu.

“Kami juga berencana menggelar pengawasan penyaluran tanung gas LPG tiga Kg secara intensif,” tegasnya.

Tujuannya, untuk menjaga kelangkaan tabung gas LPJ ditengah kebutuhan gas tiga kg selama Ramadhan 1440 H yang semakin tinggi.

Kemudian, langkah tersebut untuk menjawab kritik dari fraksi DPRD Parimo pada sidang Paripurna tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun 2018.

“Sementara itu, tabung gas LPG tiga Kg tidak mengalami kelangkaan, tidak seperti yang disampaikan anleg DPRD Parimo,” jelasnya.

Alasannya, dari pantauan Pemda Parimo ke lima agen tabung gas LPG di Parimo, masing-masing agen menerima pasokan sebanyak dua LO atau 10120 tabung per hari.

Namun, ada saja oknum yang sengaja menimbun, untuk dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi, dan tidak sesuai dengan harga eceran tertinggi.

Baca juga: Menjelang Ramadhan, Harga Bahan Pokok di Parimo Naik

Laporan: Muhammad Rafii


SHARE

Tinggalkan Balasan