Minggu, Mei 9, 2021

Operasi Keselamatan Tinombala 2021, Laka Lantas Naik 27 Persen

Laka Lantas didominasi umur 16-25 tahun

Must read

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Dua pekan Operasi Keselamatan Tinombala 2021 Ditlantas Polda Sulawesi Tengah, kasus Laka Lantas meningkat 27 persen.

“Dibanding tahun 2020, tahun ini ada kenaikan enam kasus. Sehingga jumlahnya sebesar 28 kasus,” ungkap Direktur Lalu Lintas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Kingkin Winisuda, saat melaksanakan konferensi pers di gedung Wirasatya Mako Dit Lantas Polda Sulawesi Tengah, Selasa 27 April 2021.

Ia mengatakan, usia korban Laka Lantas didominasi umur 16-25 tahun dan rata – rata tidak memiliki surat ijin mengemudi.

Selain kasus Laka Lantas, sementara jumlah penindakan personil secara umum mengalami kenaikan sebesar 57 persen.

Baca juga: Laka Lantas di Salena, Satu Pemotor Tewas

“Data tahun 2020 sebesar 5765 kasus. Dibandingkan tahun 2021 sebesar 9073 kasus atau naik 3308 kasus,” jelasnya.

Ia melanjutkan, Operasi Keselamatan Tinombala 2021 juga sosialisasikan larangan bagi masyarakat, selain penindakan dan Laka Lantas. Khususnya, Kota Palu, Sulawesi Tengah, jelang hari raya Idul Fitri 2021.

Sebelumnya, Operasi Keselamatan Tinombala 2021 Ditlantas Polda Sulawesi Tengah target sembilan sasaran termasuk larangan mudik lebaran.

“Operasi akan digelar selama 14 hari di seluruh jajaran, dimulai 12-25 April 2021,” tutur Direktur lalu lintas Polda Sulawesi Tengah Kombes Polisi Kingkin Winisuda.

Ia mengatakan, sembilan sasaran prioritas operasi keselamatan yaitu pengemudi kendaraan dibawah umur, berboncengan sepeda motor lebih dua orang, menggunakan handphone saat mengemudi, tidak menggunakan safety belt, melawan arus lalu lintas, mengendarai kendaraan dibawah pengaruh alkohol atau narkoba, melebihi kapasitas angkut, melebihi batas kecepatan maksimal serta larangan mudik lebaran tahun 2021.

Sebanyak 710 personil Polda Sulawesi Tengah dan Polres jajaran akan dilibatkan dalam Operasi Keselamatan Tinombala 2021.

Operasi Keselamatan Tinombala 2021 bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas di jalan. Dalam rangka mencegah terjadinya korban fatalitas Laka Lantas, mematuhi protokol kesehatan covid 19 dan larangan mudik bagi masyarakat saat lebaran Idul Fitri 1442 H.

“Saya harap dengan adanya operasi ini, masyarakat menjadi disiplin tertib berlalu lintas di jalan. Serta dapat memutus mata rantai penyebaran covid 19,” tutupnya.

Baca juga: Laka Lantas di Dolago, Dua Orang Meninggal di Tempat

Laporan: Muhammad Rafii

- Advertisement -spot_img

More articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article