Oknum Pendamping ‘Sunat’ Dana PKH di Parigi Moutong

Oknum Pendamping Sunat Dana PKH di Parigi Moutong Parimo Sulawesi Tengah Sulteng
Salah Satu Bukti cetak rekening koran dari praktik sunat dana PKH di Kecamatan Tinombo Selatan Parigi Moutong Sulteng (Foto: Idris Tjanaba).

Berita parigi moutong, gemasulawesi Warga ungkap oknum pendamping ‘sunat’ dana Program Keluarga Harapan (PKH) di Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Sudah banyak warga penerima dana PKH yang melaporkan tindakan ‘sunat’ dana PKH yang dilakukan oknum pendamping,” ungkap perwakilan warga Idris Tjanaba, Rabu 3 Juni 2020.

Read More

Ia mengatakan, ada beberapa contoh kasus sunat dana PKH bermasalah dari jumlah keseluruhan sekitar 2000 penerima di Kecamatan Tinombo Selatan Parigi Moutong.

Warga penerima PKH yang merasa terzholimi lanjut dia, secara bertahap melapor kepada pihaknya.

“Beberapa hari kedepan akan ada lagi warga yang masuk melapor kepada kami. Setelah mencetak rekening koran penerima PKH,” tuturnya yang juga selaku Koordinator Laskar Asybabul Khairaat Parimo Sulteng.

Saat ini lanjut dia, pihaknya sudah menerima sebanyak 40 orang data penerima PKH bermasalah di Kecamatan Tinombo Selatan Parimo Sulteng.

Ia mengatakan, akan masih banyak lagi penerima dana PKH bermasalah, namun belum bermunculan karena faktor takut melaporkan diri kepada pihaknya.

“Sebahagian besar, buku rekening bank dan ATM penerima PKH masih berada ditangan pendamping. Ataupun hanya salah satunya yang dimiliki,” urainya.

Ia mencontohkan laporan warga dari salah satu penerima PKH atas nama Mei, Dusun Dua Desa Onconeraya Kecamatan Tinombo Selatan.

Mei mengakui, tidak menerima dana PKH mulai dari tahun 2018-2019. Sementara, untuk tahun anggaran 2020 baru menerima dua bulan saja.

“Kemanakah dana PKH yang seharusnya Ibu Mei terima selama dua tahun itu,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, bukti dari cetakan rekening koran dana PKH atas nama Mei sudah berada ditangannya.

Upaya penelusuran kepada Kades Onconeraya Kecamatan Tinombo Selatan Parimo Sulteng, terungkap rekening penerima PKH milik Mei berada ditangan orang bernama “Uci” selama dua tahun berturut-turut. Mulai dari tahun 2018-2019.

“Nanti pada bulan Maret 2020, kemudian buku rekening ini sudah berada ditangan pemiliknya,” jelasnya.

Contoh kasus berikutnya, penerima PKH atas nama Hawaira, rekening tabungannya dicetak mulai dari tahun 2018-2020.

banner 728x90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.