ODP Corona Terkini Kota Palu Sulawesi Tengah Capai 179 Orang

  • Whatsapp
ODP Corona Terkini Kota Palu Sulawesi Tengah Capai 179 Orang
Update terkini virus corona (Foto: Data center Covid19 Sulawesi Tengah ).

Berita kota palu, gemasulawesi.com Data per 13 April 2020, hingga saat ini sudah 179 jumlah ODP virus corona terkini Kota Palu.

Berdasarkan penelusuran, perkembangan data terkini per 13 April 2020 pukul 15.00 WITA. Dari 179 ODP virus corona terkini Kota Palu terdapat penambahan satu orang ODP baru.

Bacaan Lainnya

Perkembangan terakhir, sudah dua orang positif virus corona di Kota Palu meninggal dunia.

Berikut update data kasus virus corona di wilayah Sulawesi Tengah per 13 April 2020:

  1. Kota Palu

Terkonfirmasi virus corona: 7

Sembuh: 2

ODP:  179 (ODP baru: 1)

PDP: 8

Bukan Covid-19: 16

Meninggal: 2

  1. Tolitoli

Terkonfirmasi virus corona: 0

ODP: 11 (ODP baru: 3)

PDP: 0

Bukan Covid-19: 1

  1. Tojo Una-una

Terkonfirmasi virus corona: 0

ODP:  5 (Selesai masa ODP: 1)

PDP: 1

Bukan Covid-19: 2

  1. Sigi

Terkonfirmasi virus corona: 0

ODP:  5

PDP: 5

Bukan covid-19: 2

  1. Poso

Terkonfirmasi virus corona: 0

ODP:  10 (ODP baru: 1)

PDP: 1

  1. Parigi Moutong

Terkonfirmasi virus corona: 0

ODP:  24

PDP: 1

Bukan covid-19: 1

  1. Morowali Utara

Terkonfirmasi virus corona: 9

ODP:  3

PDP: 4 (PDP baru: 1)

Bukan covid19: 2

Meninggal: 1

  1. Morowali

Terkonfirmasi virus corona: 2

ODP: 7 (Selesai masa ODP: 2)

PDP:  2

Bukan covid19: 1

  1. Donggala

Terkonfirmasi virus corona: 0

ODP: 4 (Selesai masa ODP: 8)

PDP: 1

Baca juga: Parigi Moutong Sulap Gedung Diklat Jadi Tempat Isolasi PDP Corona

  1. Buol

Terkonfirmasi virus corona: 1

ODP: 7

PDP: 2

  1. Banggai Laut

Terkonfirmasi virus corona: 0

ODP: 7

PDP: 0

  1. Banggai Kepulauan

Terkonfirmasi virus corona: 0

ODP: 8

PDP: 0

  1. Banggai

Terkonfirmasi virus corona: 0

ODP: 13 (Selesai masa ODP: 2)

PDP: 0

Bukan covid-19: 1

Sementara itu, Berdasarkan data nasional dari website covid19.go.id, jumlah pasien positif terinfeksi Virus Corona (Covid19) bertambah menjadi 4557 orang, pada 13 April 2020.

Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 399 orang, dengan jumlah yang sembuh 380 orang. Ada penambahan kasus kematian akibat virus corona dari hari sebelumnya. Kasus kematiannya bertambah 26 orang.

Terdapat penambahan kasus konfirmasi positif virus corona sekitar 316 kasus. Dan 3778 orang dalam perawatan.

Dalam pencegahan covid-19 di Sulawesi Tengah, Kepala Dinkes Sulawesi Tengah, Dr Reny A Lamadjido menghimbau agar mohon tinggal dalam rumah. Alasannya, apabila banyak beraktifitas di luar rumah dapat menularkan atau tertular virus corona. Terutama bagi generasi muda Orang Tanpa Gejala (OTG). 60-70 persen adalah OTG virus corona.

Jangan ada warga berkumpul dalam satu tempat, apapun kegiatannya. Kecuali ada kebutuhan yang sangat mendesak. Namun, apabila ingin melakukan kegiatan sifatnya berkumpul banyak orang, sebaiknya memberlakukan physical distancing (jarak dua meter). Kalau ingin keluar rumah mesti memakai masker pelindung.

Harapannya dengan banyak tinggal di rumah, dapat menyayangi seluruh anggota keluarga dan warga disekitarnya. Sehingga tidak terjadi penyebaran virus corona secara massif.

Diharapkan, bagi pendatang yang baru tiba dari daerah atau tempat terdapat penyebaran virus corona, untuk segera melapor dan dilakukan pemeriksaan. Apabila dalam pemeriksaan tidak menimbulkan gejala serius dapat isolasi mandiri (ODP) sambil dilakukan pengawasan dari Tenaga kesehatan. Sebaliknya, jika gejalanya berat dapat dimasukkan ke dalam rumah sakit untuk perawatan intensif.

Kita jangan melakukan diluar instruksi pemerintah. Patuhilah yang sudah menjadi petunjuk dari Pemerintah pusat, Pemprov, Pemda dan Pemkot.

Terima kasih kepada para tenaga kesehatan di seluruh Provinsi Sulawesi Tengah yang sudah mengabdi, pelayanan dan merawat seluruh pasien virus corona.

Baca juga: PDP Virus Corona Sulawesi Tengah Bertambah Dua Orang

Laporan: Muhammad Rafii

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.