Nelayan Hilang di Perairan Majene, SAR Bentuk TIM Pencarian

waktu baca 2 menit
Ilustrasi Gambar

Berita Sulawesi Barat, gemasulawesi – Nelayan Bernama Bakri 41 tahun, dilaporkan hilang oleh keluarganya, saat pergi melaut Sabtu 09 Juli 2022 pukul 05.00 WITA, SAR bentuk tim gabungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mamuju, Polres Majene, TNI, BPBD dan masyarakat lakukan pencarian.

Hal itu diungkapkan Muhammad Faturahman, Kepala Seksi Operasi Basarnas Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Senin 11 juli 2022.

“Bersama unsur SAR lainnya di Kabupaten Majene, kami masih mencari seorang nelayan yang hilang di perairan Cilallang, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene,” ucap Kepala Seksi Operasi Basarnas Kabupaten Mamuju Muhammad Faturahman, Senin 11 Juli 2022.

Muhammad Faturahman mengatakan, setelah warga menemukan perahu nelayan yang kosong, warga sempat mencari dan melaporkan kejadian tersebut. Diduga nelayan tersebut jatuh dari perahu dan tenggelam.

Baca: Ajudan Rampas Ponsel Wartawan, Gubernur Maluku Tantang Pendemo

Setelah menerima laporan nelayan hilang, Basarnas Mamuju langsung memberangkatkan Tim Rescue beranggotakan 11 orang beserta unit tipe kendaraan rescue, perahu karet 25 PK, peralatan komunikasi dan peralatan pendukung lainnya.

Selain itu, Tim Rescue Basarnas Mamuju bersama Satuan Siaga SAR Polewali Mandar, Polres Majene, Kodim 1401, BPBD, PMI, Majene PSC 119 dan Polewali Mandar, dengan dukungan masyarakat setempat dan keluarga korban, melakukan penyisiran di lokasi kejadian di lokasi nelayan hilang.

Pencarian nelayan hilang di perairan Cilallang pada hari ketiga, kata Muhammad Faturahman, dibagi menjadi dua tim SAR Unit (SRU).

“Hingga hari ketiga, kami masih mencari nelayan yang hilang,” katanya.

Ia menjelaskan, pencarian hari ini dilakukan dengan membagi dua SRU yaitu SRU satu menyisir sepanjang tujuh NM (nautical miles) dan SRU dua yang menyisir hingga 11 NM ke arah barat daya.

Namun hingga Senin sore, pencarian nelayan hilang tersebut belum membuahkan hasil, sehingga pencarian akan dilanjutkan pada Selasa 12 Juli 2022.

“Pencarian dihentikan karena cuaca buruk di perairan Majene Senin dini hari. Pencarian nelayan hilang akan dilanjutkan Selasa pagi,” kata Muhammad Faturahman. (*/Ikh)

Baca: Program Prakerja Gelombang 36 Resmi Dibuka, Gabung Sekarang!

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.