2Banner GIF 2021

MUI Tetapkan Vaksin Zifivax Asal China Halal

MUI Tetapkan Vaksin Zifivax Asal China Halal
Foto: Illustrasi. MUI Tetapkan Vaksin Zifivax Asal China Halal.

Gemasulawesi- Majelis Ulama Indonesia (MUI) menetapkan vaksin Zifivax aman dan halal yang ditetapkan melalui Fatwa MUI Nomor 53 Tahun 2021 tentang Produk Vaksin covid19 dari Anhui China.

Hal ini diungkap Ketua MUI Bidang Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh, Sabtu, 9 Oktober 2021 di Jakarta.

Menurutnya, sebelum ditetapkan sebagai vaksin yang halal dan aman, Zifivax sudah melalui beberapa tahap pemeriksaan.

Baca juga: Fatwa Utuh Vaksin Covid 19 Tunggu Izin Edar BPOM

“Secara internal dilakukan rapat oleh tim auditor dan juga expert meeting. Setelah itu, dirumuskan pada aspek teknis hasil dari pemeriksaan tim auditor LPOM MUI disampaikan ke pimpinan MUI melalui Komisi Fatwa di bawah koordinasi kami,” kata Asrorun.

“Dalam proses pendalaman, ditetapkan Fatwa MUI Nomor 53 Tahun 2021 tentang produk vaksin covid19 dari Anhui China,” tambahnya.

Asrorun menegaskan kehalalan vaksin Zifivax telah dilakukan pemeriksaan baik melalui dokumen maupun kunjungan lapangan.

Baca juga: Covid 19 Menggila, MUI Minta Ibadah Umat Islam di Rumah Saja

Menurut Asrorun, Fatwa MUI Nomor 53 Tahun 2021 tentang Produk Vaksin covid19 dari Anhui China ditetapkan pada tanggal 28 September 2021 bertepatan dengan 21 Safar 1443 Hijriah.

“Fatwa ini adalah jawaban hukum Islam, pendekatannya adalah pendekatan hukum Islam di dalam menetapkan fatwanya,” jelas Asrorun.

Baca juga: Disperindag: Penting, Sertifikasi Halal Produk UMKM di Parimo

Ada beberapa diktum dari hasil penelitian dan kajian secara syar’i, yaitu Zifivax hukumnya suci dan halal, karena proses produksinya tidak ditemukan penggunaan material haram atau najis.

Vaksin covid19 produk Anhui ini juga diklaim keamanannya menurut ahli atau lembaga yang berkompeten.

Baca juga: Indonesia Belum Mampu Optimalkan Potensi Industri Produk Halal

Kedua, katanya, vaksin produk Anhui sebagaimana angka satu, boleh digunakan dengan syarat terjamin keamanannya menurut ahli atau lembaga yang kompeten.

MUI berharap pemerintah terus berupaya memprioritaskan vaksin halal semaksimal mungkin. Hal ini untuk kepentingan bersama; menjaga, melindungi, dan merawat kesehatan masyarakat dengan meningkatkan cakupan vaksin yang halal. (****)

Baca juga: Jajaran Polres Parimo Siap Ikuti Vaksinasi Covid 19

Baca juga: Parigi Moutong Kembangkan Tiga Kawasan Strategi Pariwisata Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post