2Banner GIF 2021

MUI Akan Bentuk Pasukan Siber Lawan Buzzer Penista Ulama Dan Islam

MUI Bakal Bentuk Pasukan Siber Lawan Buzzer Penyerang Ulama
Ilustrasi muslim cyber army/islam.co

Ia berharap Infokom MUI DKI dapat melakukan amal ma’ruf nahi mungkar untuk melawan para buzzer yang telah meresahkan umat Islam selama ini.

Nasional, gemasulawesi – Maraknya buzzer menghantam marwah keberadaan para Ulama dan mendiskreditkan umat Islam melalui media sosial (Medsos) direspon Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta dengan mengambil langkah untuk membentuk pasukan siber untuk mengcounter.

Baca juga: MUI Usulkan Pemberian Bansos untuk Ulama ke Pemerintah

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta, Munahar Muchtar mengatakan, rencana membentuk pasukan siber atau cyber army untuk melawan para pendengung atau buzzer di Medsos sudah diserahkan pada bidang Infokom MUI DKI.
“Insya Allah masih dalam rencana dan kita sudah serahkan pada Bidang Infokom MUI DKI,” kata Munahar Kamis 18 November.

Baca juga: Ulama dan Tokoh Agama Dinilai Miliki Peran Penting Tangani Pandemi

Dalam keterangan resminya di situs MUI pusat dan MUI DKI, rencana tersebut dicetuskan dalam Rapat Koordinasi Bidang Infokom MUI se-DKI Jakarta di Hotel Bintang Wisata Mandiri, Senin 11 Oktober 2021.
Munahar meminta jajaran MUI DKI bisa menguasai teknologi informasi. Terlebih lagi Bidang Infokom merupakan otak MUI DKI dalam bidang informasi.

Baca juga: Pemkot Serahkan Dana Hibah Ratusan Juta ke MUI Kota Palu

Ia berharap Infokom MUI DKI dapat melakukan amal ma’ruf nahi mungkar untuk melawan para buzzer yang telah meresahkan umat Islam selama ini.
“MUI tidak usah takut untuk katakan yang Haq itu Haq. Saya punya prinsip kalau berkaitan dengan Al-Quran dan As-Sunnah tidak ada tawar menawar bagi saya,” ujar Munahar dikutip di situs resmi MUI pusat dan MUI DKI Jakarta, Jumat (19/11).
Lebih lanjut, Munahar menjelaskan Infokom MUI DKI tidak sekadar bermain di atas mimbar. Namun, melalui penyebaran berita dan informasi melalui kanal media sosial resmi miliki MUI DKI.
Menurutnya, tim khusus siber itu akan berada di bawah koordinasi MUI DKI Jakarta. Tugasnya yakni membuat berita dan informasi yang akurat untuk disampaikan kepada masyarakat.
“MUI DKI juga perlu setiap hari membuat konten-konten dan setiap kegiatan MUI selalu dibuat beritanya,” katanya. (**/fan)

Baca juga: MUI Parigi Moutong Bolehkan Pelaksanaan Ibadah Bulan Ramadhan di Mesjid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post