2Banner GIF 2021

MPR RI Apresiasi Langkah Himbara Tunda Tarif Transfer

MPR RI Apresiasi Langkah Himbara Tunda Tarif Transfer
Foto: Penarikan di salah satu Anjungan Tunai Mandiri.

Berita nasional, gemasulawesi– Langkah Himpunan Bank Milik Negara atau Himbara tunda tarif transfer, mendapatkan apresiasi Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Syarief Hasan.

“Kami sejak awal mendorong Himbara mempertimbangkan kondisi perekonomian masyarakat Indonesia hari ini yang sedang kesulitan. Sehingga tidak seharusnya menaikkan biaya transfer ATM Link,” ungkap Syarief, Jumat 4 Juni 2021.

Ia mengatakan, langkah Himbara tunda tarif transfer sangat tepat sesuai aspirasi Partai Demokrat.

Baca juga: Parigi Moutong Jadwalkan Ujian Semester Tatap Muka

Menurutnya, ATM Link ini sejak awal hadir dengan tujuan mempermudah nasabah-nasabah bank BUMN dalam bertransaksi secara efektif dan efefisien.

Sehingga, kebijakan yang dibuat harus mempermudah serta berpihak pada nasabah.

Baca juga: Kesbangpol Sosialisasi Permendagri 78 Tahun 2020

“ATM Link menjadi solusi nasabah seluruh bank BUMN di Indonesia dalam bertransaksi. ATM Link juga hadir agar jumlah pengadaan ATM tidak terlalu banyak dan biaya transaksi tetap gratis sehingga tidak perlu ada kenaikan, khususnya di masa pandemi,” jelasnya.

Politisi Senior Partai Demokrat ini mengimbau, bank-bank pelat merah memiliki jaringan yang mempermudah nasabah bank BUMN bertransaksi.

Baca juga: KPK Tolak Cabut SK Penonaktifan 75 Pegawai, Ini Alasannya

Bahkan dia mendorong, agar pemerintah juga mencari alternatif lain dalam rangka pemulihan ekonomi nasional.

“Pemerintah seharusnya membuat perencanaan jangka panjang yang bisa memberikan dampak sosial dan ekonomi, bukan kebijakan-kebijakan pemasukan jangka pendek yang semakin memberatkan masyarakat kecil,” jelasnya.

Baca juga: Berikut Besaran Gaji Ribuan Pegawai KPK Baru Dilantik

Baca juga: Lolos TWK, 1271 Pegawai KPK Resmi Dilantik

Sebelumnya, Bank BUMN yang tergabung dalam Himbara (BNI, BRI, Bank Mandiri, dan BTN) bersepakat dengan PT Jalin untuk memberlakukan tarif transaksi di ATM Link yang awalnya gratis.

Adapun tarif cek saldo di ATM Link sebesar Rp 2.500, sedangkan tarif penarikan tunai di ATM Link sebesar Rp 5.000, per sekali transaksi dari yang sebelumnya gratis.(***)

Baca juga: Mendikbud-Ristek: 2022 Pagu Anggaran Turun, Program Tetap Jalan

Baca juga: Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan di Jembatan Lalove Kota Palu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post