MotoGP Ceko, Perjudian Marquez Hasilkan Start Terdepan

0
173
MotoGP Ceko, Perjudian Marquez Hasilkan Start Terdepan
Marc Marquez, Tim Repsol Honda (Foto: Twitter resmi Marc Marquez)
Aksi The Baby Alien sabet pole position MotoGP Ceko


Jakarta, gemasulawesi.com MotoGP Ceko menjadi panggung sang juara dunia bertahan pada sesi kualifikasi. Dalam kondisi trek yang belum sepenuhnya mengering, Marquez melakukan perjudian dengan beralih menggunakan ban slick.

Keputusannya terbukti jitu. Jelang berakhirnya sesi kualifikasi MotoGP, pembalap Repsol Honda melompat dari posisi kesembilan ke urutan teratas. Ia membukukan waktu lap tercepat 2 menit 04,165 detik. Namun, rupanya The Baby Alien belum puas akan torehannya.

Marquez lalu mempertajam catatan waktunya menjadi 2 menit 02,753 detik. Dengan keunggulan 2,5 detik, ia pun tak tergoyahkan di puncak. Bahkan, menyamai rekor 58 pole position di kelas premier milik legenda MotoGP, Mick Doohan.

Start kedua MotoGP Ceko ditempati Jack Miller. Sedangkan raihan positif akhirnya dipetik Johann Zarco. Usai lolos dari Q1, pembalap KTM itu berhasil raih grid ketiga, menggusur Andrea Dovizioso dan rekan setim Pol Espargaro yang menempati posisi kelima.

Alex Rins menghuni start keenam, di depan duo Italiano, Valentino Rossi dan Danilo Petrucci. Kemudian urutan kesembilan pole position MotoGP Ceko diisi Maverick Vinales, diikuti Fabio Quartararo pada posisi ke-10. Sang rookie mengalahkan Cal Crutchlow serta Franco Morbidelli.

Nasib sial sempat menimpa The Doctor. Dapur pacu YZR-M1 alami kegagalan mesin.

Asap keluar dari YZR-M1 yang dipacu The Doctor saat pertengahan FP2 MotoGP Ceko di Brno, Sabtu, 3 Agustus 2019. Memaksa sang pembalap masuk pit dan harus berganti ke motor nomor dua.

Walau dihantam kegagalan mesin, nyatanya Rossi dapat menuntaskan sesi dengan menempati posisi kesembilan. Berdasarkan hasil kombinasi, ia telah mengamankan slot Q2.

“Pengelolaan usia ban akan menjadi kunci dari harapannya untuk mencetak hasil kuat di Brno,” kata Rossi.

Kecepatannya tidak terlalu buruk lanjut Rossi. Namun, pihaknya harus banyak bekerja karena setelah beberapa putaran, ban cukup banyak melintir. Sangat sulit untuk mempertahankan kecepatan konstan.

“Ini akan menjadi kunci pada hari Minggu, untuk mencoba kencang dan terutama tidak menekan ban belakang. Karena setelah tiga atau empat lap, sudah ada penurunan besar dan itu terjadi dengan semua pilihan ban,” tutupnya.

Sumber: motorsport.com

 

Tinggalkan Balasan