Modus Penipuan Target Agen BRIlink dan Agen46 Parigi Moutong

waktu baca 2 menit
Ket Foto : Ilustrasi BRIlink dan Agen46.

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – Agen BRIlink dan agen46 yang melayani jasa transfer maupun penarikan pada sejumlah wilayah di Kabupaten Parigi moutong dihimbau untuk berhati-hati dalam melayani transaksi. Sehubungan dengan adanya sejumlah kejadian agen BRIlink di Parigi moutong yang tertipu dengan sejumlah modus oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Berdasarkan informasi yang didapatkan media ini, banyak agen BRIlink yang tertipu akibat ulah oknum tidak bertanggung jawab.

Baca: Pos Indonesia Gandeng Santripreneur Indonesia Perluas Jaringan Kurir

Modus yang digunakan dalam prakteknya menipu umumnya meminta operator agen untuk lebih dahulu mentransfer sejumlah uang ke salah satu rekening. Setelah itu oknum tersebut memberikan sejumlah uang pecahan kecil yang agak kusam untuk mengalihkan perhatian operator dan langsung pergi dengan alasan tergesa-gesa.

Salah seorang agen BRIlink di dalam kota Parigi, Awaludin kepada gemasulawesi.com bercerita ada dugaan modus hipnotis dilakukan oleh oknum tersebut dalam menguras uang milik agen.

Baca: Berikut Cara Terhindar Penipuan Lewat Whatsapp

“Menurut informasi dalam grup mereka diberikan uang pecahan dua ribu rupiah, namun dalam penglihatannya itu seperti uang seratus ribu. Akhirnya, setelah di transfer pelaku langsung meninggalkan counter agen dengan alasan ada kepentingan mendadak,” tuturnya.

Baca: Pelaku Penipuan Lintas Negara Dijerat Pasal Berlapis

Kondisi ini kata dia, sudah marak terjadi dan kemungkinan korbannya sudah ada dari wilayah pantai timur. Sebelumnya kata dia, ada agen BRIlink asal Desa Pelawa yang hamper menjadi korban hipnotis untung ada anak korban yang melihat kejadian itu sehingga aksi hipnotis gagal.

Sementara itu salah seorang pegawai BNI46 Parigi Moutong menghimbau kepada seluruh agen46 untuk berlaku waspada.

Baca: Modus Penipuan Penerimaan Pegawai, ASN di Boyolali Ditangkap Polisi

“Utamakan hitung uang terlebih dahulu, agen jangan langsung transfer kalau belum menghitung uangnya,” imbaunya.

Tahapan transaksi harus dipahami dengan baik oleh agen agar tidak menjadi korban penipuan atau hipnotis seperti yang diisukan terjadi pada sejumlah agen BRIlink. (fan)

Baca: Disdikbud Parimo Ancam Ganti Kepsek Lambat Lapor Dana Bos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.