Ini Susunan Pengurus MKKS Sub Rayon VI Parimo

waktu baca 2 menit
Foto: Pengukuhan Susunan Pengurus MKKS Sub Rayon VI Parimo, Ist)

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah atau MKKS Sub Rayon VI Motalabongka Periode 2020-2023 Kabupaten Parimo Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) resmi dikukuhkan.

Wakil Bupati Parigi Moutong, H Badrun Nggai SE mengukuhkan kepengurusan MKKS. Turut mendampingi Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs Aminudin. Kegiatan ini berlangsung di SMP 1 Taopa, Jum’at 16 Oktober 2020.

“Saya sangat mengapresiasi dengan adanya pembentukan Organisasi MKKS sub rayon VI Parimo pada masa periode 2020–2023,” ungkapnya.

Baca juga: Bongkar ‘Mafia’ Listrik, DPRD Parigi Moutong Usulkan Bentuk Pansus

Sejumlah 16 Kepala Sekolah SMP mulai dari masing masing wilayah kecataman Moutong, Taopa, Bolano Lambunu, Bolano dan kecamatan Ongka.

Berikut susunan pengurus MKKS Sub Rayon 6 periode 2020-2023.

Ketua Muslimin S.Pd, Sekretaris Saidi S.Pd,M.Pd dan Bendahara Dayami, S.Pd Selanjutnya di ikuti oleh 16 anggota pengurus Drs. Agustan M.A.P,  Dra. Tin Sumartin M.M, Dra. Nur Hayati M.Pd, Hj Murniati S.E, M.M , ABD Rasul S.Pd, Basor S.Pd, M.Pd, Fajar S.Pd, Madandreng S.Pd, Masintan S.Pd, Tasrip S.Pd, M.Pd, Takdim,  S.Pd, M.M, Imran S.Pd, Rudin Umar S.Pd, Abdul Rafi Katili S.Pd, Talip Piato dan Ketut Tantra S.Pd.

Baca juga: Dinkes Susun Renja Menuju Parimo Sehat

“Saya berharap dengan adanya organisasi ini ada uluran tangan dari kepengurusan MKKS,” tuturnya.

Ia melanjutkan, untuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan harus lebih meningkatkan mutu serta kualitas kerja dari semua para Kepala Sekolah maupun Guru disekolah.

Dengan adanya organisasi MKKS ini kata dia, diharapkan bisa menguasai IT serta mampu untuk mengaplikasikan komputer.

Baca juga: Susun RAPBD 2021, DPRD-Pemkot Palu Sepakati KUA PPAS

Pasalnya, dalam masa globalisasi saat ini para kepala sekolah maupun guru dituntut harus bisa mengoperasikan komputer.

“Hal itu sangat bermanfaat, apalagi dalam pandemi covid-19. Saat ini banyak kegiatan kegiatan dilaksanakan lewat aplikasi Zoom Meeting,” urainya.

Ia melanjutkan, organisasi MKKS harus saling mengingatkan bagaimana cara menggunakan dana BOS dan DAK.

Baca juga: Musrenbang Selaraskan Pembangunan Parimo Tahun 2020

Ia mengingatkan, jangan sampai penggunan dana BOS dan DAK ini terjerumus dan dihadapkan dengan BPK.

“Kita harus cepat memikirkan apa yang dapat harus kita lakukan. Dan jangan sampai terjadi hal hal yang tidak diinginkan dengan penggunaan dana DAK dan BOS,” tegasnya.

Diakhir kegiatan pengukuhan, juga dilaksanakan penyerahan cendramata kepada purna bakti atas nama I Putu Pandesedana.

Baca juga: 31 Oktober, Debat Publik Paslon Pilkada Sulteng 2020

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.