Polisi Grebek Rumah Produsen Miras Cap Tikus di Luwuk Utara


Polisi Grebek Rumah Produsen Miras Cap Tikus di Luwuk Utara
Foto: Polisi grebek rumah produsen Miras cap tikus di Luwuk Utara, Banggai, Sulawesi Tengah. Kamis 4 Februari 2021.

Berita banggai, gemasulawesi– Polisi grebek rumah produsen minuman keras atau Miras cap tikus di Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

“Ada tiga rumah yang dirazia, tetapi hanya dua rumah yang ditemukan menyimpan cap tikus,” ungkap Kapolsek Luwuk AKP Petrus A Matasik, di Banggai, Sulawesi Tengah, Kamis 4 Februari 2021.

Pelaku yang produksi Miras cap tikus di Luwuk Utara, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, diduga sering menjual miras jenis cap tikus kepada warga.

Penggerebekan ke rumah produsen Miras cap tikus di Luwuk Utara, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, dilakukan sekitar pukul 13.00 Wita.

Baca juga: Polisi Grebek Lokasi Judi Kartu Remi di Kampal

“Kami berhasil menyita puluhan kantong Miras tradisional itu,” tuturnya.

Ia mengatakan, pihaknya mengamankan dua pelaku dari dua rumah produsen Miras cap tikus. Mereka berinisial RN (56) dan AR (45).

Dari kediaman RN, Polisi Banggai menemukan delapan kantong cap tikus ukuran 0,5 liter. Sedangkan di kediaman AR sebanyak 20 kantong ukuran satu liter yang disembunyikan dalam sebuah dus di belakang rumah.

“Total seluruhnya, sebanyak 28 kantong miras jenis cap tikus yang berhasil disita,” sebutnya.

Seluruh barang bukti ini, dibawa ke Mapolsek Luwuk, Banggai, Sulawesi Tengah. Sedangkan pelaku akan diproses hukum lebih lanjut.

Diketahui, tersangka pembuat Miras bisa dijerat dengan Undang-Undang nomor 18 tahun 2012 tentang pangan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Pasal 137 junto pasal 77 Undang-undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan berbunyi, setiap orang memproduksi pangan yang dihasilkan dari Rekayasa Genetik Pangan, dan belum mendapatkan persetujuan Keamanan Pangan sebelum diedarkan. Dipidana penjara paling lama lima tahun. Atau denda paling banyak 10 miliar rupiah.

Sementara Pasal 204 KUHP berbunyi, barangsiapa menjual, menawarkan, menyerahkan atau membagi-bagikan barang yang diketahuinya membahayakan nyawa atau kesehatan orang, sedangkan sifat berbahaya itu tidak diberitahukannya, diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.

Bila perbuatan itu mengakibatkan orang mati, maka yang bersalah diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun.

Kapolres Banggai perintahkan jajaran berantas minuman keras termasuk Miras cap tikus di wilayah Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Baca juga: Moment HUT RI 75, Polsek Bahodopi Sulteng Musnahkan Miras

Laporan: Rahmat


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Rafii

Penulis

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Share via
Share this