2Banner GIF 2021

Menurun, per Agustus 2021 Jumlah Pengangguran di RI Capai 9,1 Juta

Menurun, per Agustus 2021 Jumlah Pengangguran di RI Capai 9,1 Juta
Foto: Illustrasi. Menurun, per Agustus 2021 Jumlah Pengangguran di RI Capai 9,1 Juta.

Gemasulawesi– Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran alami penurunan dibandingkan periode sebelumnya.

“Periode Agustus 2021, jumlah pengangguran mencapai 9,1 juta,” ungkap Kepala BPS Margo Yuwono, dalam konferensi pers secara daring, Jumat 5 November 2021.

Ia menyebut penurunan angka kemiskinan mencapai 670 ribu, jika dibandingkan jumlah tahun lalu menyentuh angka 9,77 juta orang.  

Baca juga: Kejagung RI Sita Mall Ambon City Centre Milik Teddy Tjokosaputro

Penurunan jumlah pengangguran kata dia, sejalan dengan turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) secara nasional dari 7,07 persen menjadi 6,49 persen per Agustus 2021.

“Dari sisi provinsi, TPT tertinggi terjadi di Kepulauan Riau yang mencapai 9,91 persen. Kemudian, TPT terendah terjadi di Gorontalo sebesar 3,01 persen,” sebutnya.

Ia melanjutkan, TPT Agustus 2021 mencapai 6,49 persen atau setara 9,1 juta orang.

Jika dibandingkan dengan Agustus 2021 jumlahnya turun. Di mana Agustus 2020 mencapai 7,07 persen.

Ia menjelaskan, penurunan TPT laki-laki lebih tinggi ketimbang perempuan. Rinciannya, TPT laki-laki turun dari 7,46 persen menjadi 6,74 persen, sedangkan TPT perempuan turun dari 6,46 persen menjadi 6,11 persen.

“TPT menurut daerah tempat tinggal, TPT perkotaan mengalami penurunan lebih tinggi daripada TPT perdesaan,” kata Margo.

Baca juga: Jajaki Kerjasama Ekonomi, DPRD dan Disperindag Parimo Kunker ke Bontang

Selanjutnya, Margo memaparkan hasil survei BPS menunjukkan terdapat 21,32 juta penduduk sudah masuk usia kerja terdampak covid19 per Agustus 2021.

Jumlahnya kata dia, turun 7,8 juta jika dibandingkan dengan Agustus 2020 yang sebanyak 29,12 juta orang.

Terdapat empat komponen dampak covid19 terhadap penduduk usia kerja. Pertama, jumlah pengangguran akibat covid19 turun 740 ribu dari 2,56 juta orang menjadi 1,82 juta orang.

Baca juga: Survei IDM: Masyarakat Puas Kinerja Kejaksaan Agung dan Polri

Kedua, seseorang yang tadinya masuk dalam angkatan kerja kemudian menjadi bukan angkatan kerja (BAK) turun dari 760 ribu orang menjadi 700 ribu orang.

Ketiga, masyarakat yang sementara tak bekerja karena covid19 turun 380 ribu orang dari 1,77 juta orang menjadi 1,39 juta orang.

Keempat, masyarakat yang bekerja dengan pengurangan jam kerja turun 6,62 juta orang dari 24,03 juta orang menjadi 17,41 juta orang. (a/**)

Baca juga: Satgas BLBI Sita 124 Hektare Tanah Milik Tommy Soeharto di Karawang Jawa Barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post