Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Menteri Sandiaga Uno: 85 Juta Jenis Pekerjaan Hilang, 97 Juta Pekerjaan Baru Lahir

Menteri Sandiaga Uno: 85 Juta Jenis Pekerjaan Hilang, 97 Juta Pekerjaan Baru Lahir
Foto: Menparekraf Sandiaga Uno.

Gemasulawesi– Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mengungkapkan, 85 juta jenis pekerjaan hilang. Namun, 97 juta jenis pekerjaan baru juga lahir karena perkembangan digitalisasi.

“Ini adalah peluang. Kalian harus jadi pemenang bukan penonton. Kita ambil kesempatan ini. Kita mulai,” kata Sandiaga dalam siaran persnya, di Jakarta, Kamis 2 September 2021.

Sekarang ini, kata Sandi, masyarakat juga mesti paham literasi digital, terutama berkait kecakapan dalam memakai internet dan keterampilan soft skills.

Baca juga: Sandiaga Uno: 400 ribu Pelaku Pariwisata Target Jalani Vaksinasi

Tidak lupa, katanya, masyarakat mesti berperilaku sopan dalam berdigital.

“Apalagi sebagai bangsa berbudi luhur. Masyarakat harus menghadirkan budaya itu di ekosistem internet di Indonesia,” ujarnya.

Kemudian di sisi digital safety atau keamanan digital, Sandi menyebut kedaulatan digital masyarakat Indonesia pun harus dikuasai.

“Saya ajak masyarakat untuk kolaborasi untuk menghadapi revolusi 4.0,” sebutnya.

Senanda dengan Sandiaga, Dosen Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gajah Mada, ovi Kurnia mengungkapkan, berkait dengan digital safety, pemahaman mengenai perlindungan data pribadi perlu menjadi perhatian.

Katanya, angka pengguna internet di Indonesia juga rawan kejahatan, khususnya di ranah digital.

Berdasarkan data Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, selama 2019 terdapat 1.504 kasus penipuan digital.

Pada Januari hingga November 2020, tercatat 4.250 laporan kejahatan siber.

Lalu pada Mei 2021, ada dugaan 279 juta data WNI yang bocor dari BPJS kesehatan.

Terbaru, ada kebocoran data pribadi pada 31 Agustus 2021 dari aplikasi eHAC lama milik Kementerian Kesehatan.

“Mengapa data pribadi harus dilindungi? Data pribadi ini harta kita yang paling berharga, kalau kata orang sekarang data is the new oil, bisa dimanfaatkan dan diperjualbelikan,” kata Novi.

Baca juga: Menparekraf Harap Dana Hibah Pelaku Usaha Wisata Segera Cair

Tiga besar penyumbang produk domestik bruto (PDB)

Sandiaga menambahkan, sektor ekonomi kreatif Indonesia berkontribusi di tiga besar penyumbang produk domestik bruto (PDB).

Adapun penyumbang terbesarnya termasuk dari subsektor utama, yakni kuliner, fashion, dan kria.

“Ekonomi kreatif masuk peringkat tiga besar dunia dari segi persentasenya terhadap PDB. Kita sekarang ada di posisi tiga, setelah AS dengan Hollywood, Korea Selatan dengan K-Pop,” kata Sandiaga secara virtual, Agustus 2021 lalu.

Adapun kontribusi ekonomi kreatif dalam PDB Indonesia adalah sebesar Rp 1.300 triliun. Ia mengungkapkan, saat ini ada banyak pelaku UMKM yang terdampak pandemi Covid-19, maka dari itu bantuan dan pendampingan penting dilakukan. (****)

Baca juga: Tiga Subsektor Kontribusi PDB Ekonomi Kreatif Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post