Mencari Bantuan Korban Gempa Melalui Postingan di Akun Medsos

0
149
Mencari Bantuan Korban Gempa Melalui Postingan di Akun Medsos
Joko tole Kunjungi Korban Gempa

Parimo, gemasulawesi.com- Mencari bantuan untuk korban gempa lewat postingan di akun medsos menjadi alternatif pilihan bagi pemilik akun Fb Joko tole.

Berkat postingan data dan kondisi para warga pengungsi korban gempa bumi berkekuatan 7,7 SR, melalui Akun Facebooknya akhirnya ACT memberikan respon positif.

Pemilik akun Facebook Joko Tole, Edy Joko Waluyo (36) merupakan warga asal kota Jemberana Bali.

Kesehariannya berprofesi sebagai pedagang sayur keliling dan pengumpul barang bekas di seputaran Kota Parigi.

Gempa bumi yang diakibatkan pergeseran sesar Palu Koro berpusat di Teluk Palu, membuat kerusakan parah sejumlah rumah warga di wilayah Kota Parigi.

Beberapa saat pasca gempa tersebut, kabar Tsunami pun berhembus kencang. Hal ini sontak menimbulkan kepanikan warga saat itu.

Ditemui gemasulawesi.com, disela kesibukannya di Posko bencana ACT jalan trans Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parimo, Minggu, 21 Oktober 2018.

Ia mengatakan, dirinya saat itu belum tergabung dalam tim ACT bermaksud memberikan informasi terkait kondisi sejumlah rumah warga pasca gempa.

“Dibeberapa titik lokasi pengungsian sangat memprihatinkan, sehingga perlu data valid agar bantuan bisa merata dirasakan pengungsi,” tuturnya.

Memasuki Hari keempat pasca bencana, ia menyadari jika kebutuhan bahan makanan milik warga mulai menipis.

Sementara bantuan dari Pemerintah daerah setempat belum bisa disalurkan akibat berbagai persoalan teknis yang tidak diketahui.

Terkait hal itu, ia berupaya mencari bantuan donasi logistik dengan menghubungi kerabat maupun relasi yang berada di Propinsi lain pulau Sulawesi hingga ke luar pulau Sulawesi melalui postingan di akun Sosmed usai melakukan pendataan dititik-titik pengungsian lainnya.

Berkat aksi tersebut, dirinya mendapat kesempatan tergabung menjadi relawan ACT.

“Yah, minimal mendorong teman-teman facebook saya untuk menjadi donator, atau membantu mencarikan donatur bagi warga yang mengungsi,” tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan, Joko Tole bersama ACT masih terus melakukan pendataan di beberapa tempat yang sulit terjangkau.

Serta mendisitribusikan bantuan kepada warga sesuai dengan daftar warga penerima bantuan berdasarkan penilaian ACT.

Sebelumnya, ACT berhasil mendistribusikan bantuan kepada sekitar lebih dari 1000 KK Korban terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Parimo.

“Alhamdulillah, dengan diberikan kesempatan kepada saya bergabung di ACT, akhirnya apa yang jadi keluhan warga terutama terkait kebutuhan mendesak mereka bisa kami penuhi, meski mungkin belum seluruhnya,” ujarnya.

Berkat kesempatan menjadi relawan ACT kata ia, beberapa waktu lalu dirinya dapat menyampaikan keluhan warga dilokasi pengungsian kepada Pemerintah daerah (Pemda), saat diundang Wakil Bupati (Wabub) Kabupaten Parimo, untuk membuka komunikasi dengan tim ACT.

Komunikasi hangat antar Wabub Parimo dan ACT

“Suatu kehormatan memenuhi undangan Pak Wabub, mendapat kesempatan menyampaikan keluhan warga dilokasi pengungsian,” tutupnya.

Laporan: Daniel

Tinggalkan Balasan