Jaga Tradisi, Parigi Moutong Gelar Lomba Klasik Memanah Ikan

waktu baca 2 menit
Jaga Tradisi, Parigi Moutong Gelar Lomba Klasik Memanah Ikan. (Foto: Illustrasi)

Berita parigi moutong, gemasulawesi Dalam rangka menjaga tradisi dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-75, Pemda Parigi Moutong Sulawesi Tengah menggelar lomba klasik memanah ikan.

“Lomba panah ikan tradisional, merupakan lomba unik yang sudah jarang dilombakan warga saat ini,” ungkap Bupati Parigi Moutong H Samsurizal Tombolotutu, di Desa Siney, Sabtu 1 Agustus 2020.

Sehingga kata dia, melalui lomba memanah ikan bisa melestarikan kembali budaya dan hal klasik di Parigi Moutong.

Baca Juga: Update Terbaru Virus Corona Sulteng, Enam Kasus Baru Asal Banggai

Menurutnya, lomba memanah ikan perlu dimunculkan kembali. Pasalnya, hal itu sebagai bagian dari tradisi nelayan orang tua pada dahulu kala.

“Selain mencari bakat, serangkaian kegiatan itu juga bertujuan sebagai hiburan warga Parigi Moutong. Utamanya, bagi gemar memancing ikan, memanah ikan, memasak berbagai cipta menu serta bernyanyi solo,” urainya.

Ia melanjutkan, serangkaian kegiatan itu bertujuan selain mencari bakat, juga sebagai hiburan bagi seluruh warga di Parigi Moutong.

“Kami akan evaluasi kegiatannya. Jika semuanya sukses, bisa dipertahankan untuk event pada tahun mendatang,” ujarnya.

Tradisi memanah ikan layak dilestarikan, karena bagian dari potensi pariwisata di Kabupaten Parigi Moutong.

Apalagi , bila disandingkan dengan kekayaan laut di Teluk Tomini, teluk terbesar kedua di Indonesia setelah Teluk Cendrawasih.

Belum banyak yang tahu Kabupaten Parigi Moutong memiliki surga bawah laut di Provinsi Sulawesi Tengah. Bahkan, disebutkan banyak pihak keindahannya menyaingi alam bawah laut Raja Ampat di Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.