Mayat Ditemukan Mengapung di Pantai Goda Parigi Moutong

  • Whatsapp
Mayat Ditemukan Mengapung di Pantai Goda Parigi Moutong
Mayat mengapung- Ditemukan sesosok mayat mengapung di Pantai Goda Desa Torue Kecamatan Torue Parigi Moutong, Minggu, 5 Januari 2020.

Parigi moutong, gemasulawesi.com Sesosok mayat ditemukan mengapung di Pantai Goda Desa Torue Kecamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).

Mayat mengapung yang tidak diketahui identitasnya itu awalnya ditemukan pada Minggu, 5 Januari 2020 sekitar pukul 17.00 WITA di Pantai Goda Parigi Moutong. Korban yang mengapung hanya menggunakan celana pendek dan tidak mengenakan baju.

Bacaan Lainnya

Pengunjung pantai bernama I Gede Anggara Putra beralamat desa Purwosari Kecamatan Torue yang menemukan mayat pertama kali. Kemudian, saksi langsung melaporkan kejadian itu kepada warga sekitar.

Setelah mendapatkan laporan, Bhabinkamtibmas Desa Torue BRIPKA Theodorus Adi bersama warga sekitar di Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengangkat mayat ke tepi pantai.

“Sekitar pukul 14.00 WITA sempat melihat korban sedang mandi di Pantai Goda Desa Torue pada kedalaman sekitar dua meter. Lalu beberapa saat kemudian saksi kembali melihat kearah korban yang sedang mandi, namun sudah tidak melihat korban,” ungkap saksi dikutip dari rilis Polres Parigi Moutong, Senin, 6 Januari 2020.

Baca juga: Pemda Parigi Moutong Bayar Biaya Penerangan Jalan 12 Milyar Pertahun

Baca juga: DPRD Parigi Moutong Sulawesi Tengah Dukung Opsi Penggunaan Tenaga Surya Untuk Penerangan Jalan

Selanjutnya, sekitar pukul 18.15 WITA setelah diperoleh informasi dari keluarga korban, korban bernama Maput, jenis kelamin laki-laki, alamat dusun dua Desa Sausu Trans Kecamatan Sausu.

Setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga, korban dibawa menuju rumah korban di dusun dua Desa Sausu Trans Kecamatan Sausu dengan menggunakan mobil ambulance Puskesmas Torue dan dikawal Personil Polsek Torue.

Pada pukul 19.30 WITA mayat korban tiba dirumah korban dan diserahkan langsung kepada pihak keluarga.

Sementara itu, menurut keterangan adik ipar korban Budiman, korban memiliki riwayat penyakit gangguan kejiwaan sejak kecil. Dan korban tidak bisa berenang serta sering keluar masuk RSJ Madani Palu.

Tidak ditemukan luka ataupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diduga penyebab meninggalnya karena tenggelam pada saat mandi di laut. Diketahui, memiliki riwayat penyakit gangguan jiwa dan juga tidak bisa berenang. (***)

Baca juga: Gedung Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong Sulawesi Tengah Menjadi Tempat Tes CAT CPNS 

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

2 Komentar