Jumat, April 23, 2021

DP3AP2KB Parimo Bentuk Model Percontohan Masjid Ramah Anak

Must read

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, bentuk model percontohan masjid ramah anak.

“Kami ingin mengubah cara berfikir warga dan pengurus untuk menjadikan masjid nyaman untuk anak-anak,” ungkap Kepala DP3AP2KB Parigi Moutong, Yusnaeni saat pembentukan model percontohan masjid ramah anak di Parigi, Rabu 24 Maret 2021.

Ia mengatakan, cara berfikir anak-anak yang sering dianggap membuat keributan di masjid, dapat diubah dengan melakukan pembinaan dan mendidik dengan baik.

Tujuannya, agar anak dapat lebih tertib, bertanggungjawab atas kebersihan dan kenyamanan masjid. Sehingga, menciptakan karakter anak yang cinta Masjid.

Baca juga: Ramah Lingkungan, Ganti Plastik Bungkus Daging Kurban Dengan Besek

“Kedepannya, akan tertanam dipikiran dan hati anak, Masjid adalah tempat yang paling menyenangkan dan membawa kedamaian,” tuturnya.

Ia menjelaskan, terdapat beberapa indikator agar dapat dikatakan ramah anak. Diantaranya, memiliki papan nama Masjid ramah anak, memiliki ruang, tempat ibadah yang nyaman, bersih dan aman.

Kemudian, ada petunjuk jalur evakuasi dan titik kumpul bila ada bencana, memiliki ruang bermain, walaupun sederhana, memiliki pojok baca, pojok Asi atau Laktasi. Dan wajib bebas rokok, karena anak berhak mendapat udara sehat.

“Masjid dapat difungsikan memperdalam pengetahuan agama anak saat waktu luangnya,” tegasnya.

Memperkenalkan masjid ramah anak, pihaknya bekerja sama dengan Kementrian Agama dan Dewan Mesjid. Itu untuk mengevaluasi mana yang layak menjadi Masjid ramah anak dan masuk dalam Surat Keputusan nantinya.

Parigi Moutong sudah mendapat penghargaan Kabupaten Layak Anak dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Dan ini harus ditingkatkan dari tahun ke tahun. Salah satu indikator dari Kabupaten Layak Anak adalah semua  Masjid sudah harus layak anak.

Pihaknya akan membantu membina dan evaluasi untuk menjadi Masjid ramah anak, sekaligus menjadi contoh atau model masjid-masjid lainnya di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

“Intinya, masjid itu tidak pernah ada kekerasan atau diskriminasi terhadap anak. Masjid itu harus bisa menjadikan tempat anak-anak,” tutupnya.

Baca juga: 2021, Parimo Kembali Target Predikat Kabupaten Layak Anak

Laporan: Muhammad Rafii

- Advertisement -spot_img

More articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article