Rabu, April 21, 2021

DPRD: Perdagangan Antar Wilayah Bisa Atasi Masalah Petani Parimo

Masalah Harga Beras Anjlok dan Gabah Menumpuk

Must read

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Ketua DPRD Sayutin Budianto Tongani menyebut perdagangan antar wilayah bisa atasi masalah petani di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

“Jadi, kita lihat saat ini di Parimo sangat kelebihan stok beras. Kita coba masuk ke pasar Kalimantan Timur, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Mereka sangat kekurangan stok beras. Sehingga, sangat dibutuhkan beras dari Sulawesi,” ungkapnya, di Parigi Moutong, Rabu 10 Maret 2021.

Menurutnya, salah satu langka yang paling konkrit dilakukan adalah dengan melakukan kerja sama bersama kabupaten atau kota lain. Itu untuk mengantisipasi masalah petani yang ada di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Dalam waktu dekat, melalui Komisi II akan menggelar RDP bersama dinas terkait di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, guna membahas masalah petani terkait beras.

Baca juga: Petani di Parigi Moutong Tumpuk Gabah Ribuan Ton

“Produksi beras di Parimo ini sungguh luar biasa. Dan bisa bersaing dengan wilayah lain yang ada di Sulawesi Selatan,” sebutnya.

Harapannya, ada langkah strategis dari Pemda Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, untuk mengatasi masalah petani soal anjloknya harga beras.

Selain itu, pihaknya akan menanyakan kepada Dinas Pertanian Provinsi Sulteng melalui Komisi terkait menanyakan masalah ini.

Sementara itu, Wakil Bupati Parimo, Badrun Nggai mengaku akan mencari solusi atas anjloknya harga beras dan menumpuknya gabah petani.

Baca juga: Parigi Moutong Bawa Bantuan 2,5 Ton Beras untuk Korban Gempa Majene

“Salah satu solusi Pemda untuk mengatasi masalah itu adalah dengan memanfaatkan tol laut yang berada di Pelabuhan Kelas III Parigi,” sebutnya.

Selain itu, pemanfaatan gudang penampungan di Kecamatan Tinombo bisa dilakukan. Caranya, dengan bekerja sama bersama pihak pelabuhan guna memanfaatkan tol laut.

Kemudian, Pemda juga mengupayakan agar pedagang bisa mengambil dan mengirim ke luar daerah, seperti ke Kota Bitung. Tujuannya, agar masalah petani bisa diselesaikan dan harga beras bisa kembali stabil.

“Kami akan menelusuri tentang harga beras anjlok saat ini. Dan jadi masalah di kalangan petani,” tutupnya.

Baca juga: Operasi Yustisi Kota Palu, Ratusan Warga Terkena Sanksi

Laporan: Aldi

- Advertisement -spot_img

More articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img