Merasa Marwah DPRD Parimo Dilecehkan, Fraksi Nasdem Tinggalkan Sidang Paripurna

waktu baca 2 menit
Sayutin Budianto Tongani, Ketua DPRD Parimo.

Berita parigi moutong, gemasulawesi Merasa marwah DPRD Parigi Moutong atau Parimo Sulawesi Tengah (Sulteng) dilecehkan, Fraksi Nasdem tinggalkan sidang paripurna.

“Saya menilai pihak eksekutif tidak menghargai perwakilan rakyat yang ada saat ini. Ketidakhadiran Bupati ataupun Wakil Bupati, membuat kami merasa marwah DPRD Parimo dilecehkan,” ungkap Ketua DPRD Parimo, Sayutin Budianto Tongani, saat meninggalkan ruang sidang DPRD, Jumat 3 Juli 2020.

Ia melanjutkan, pihaknya mengambil sikap itu selaku pimpinan DPRD bertanggung jawab atas lembaga wakil rakyat.

Akibat ketidakhadiran Kepala daerah Bupati dan Wakil Bupati Parimo dalam laporan keterangan pertanggung jawaban tahun 2019. Seluruh anggota Fraksi Nasdem walkout.

Pihak eksekutif kata dia, hanya mengutus Asisten ekonomi dan pembangunan dr. Revi Tilaar, berdasarkan surat tugas yang masuk.

“Kami tidak menghalangi proses persidangan. Namun, pemikiran kami mesti mengambil jalan walkout sebagai peringatan buat siapapun yang melecehkan harga diri lembaga wakil rakyat,” tegasnya.

Ia mengatakan, sebagai kader Nasdem pihaknya konsisten dan harus keluar paripurna. Rapat itu adalah penyampaian rekomendasi Kepala daerah. Jadi, mesti ada sikap saling menghargai.

Sebelumnya, Partai Nasdem tidak pernah melakukan tindakan walkout. Namun, penghargaan yang diberikan kepada lembaga DPRD tidak sepatutnya seperti ini, harusnya ada kemitraan yang terbangun dari dua lembaga ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.