2Banner GIF 2021

Marak Pencurian Fasilitas Huntap, BPPW Sulteng Minta Penyintas Gelar Ronda Malam

Marak Pencurian Fasilitas Huntap, BPPW Sulteng Minta Penyintas Gelar Ronda Malam
Foto: Illustrasi. Marak Pencurian Fasilitas Huntap, BPPW Sulteng Minta Penyintas Gelar Ronda Malam.

Gemasulawesi– Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulteng KementerianPUPR Sahabuddin, meminta penyintas penghuni Hunian Tetap atau Huntap Kota Palu dan Sigi melaksanakan ronda malam, menyusul kian maraknya aksi pencurian belakangan ini.

“Saya sangat menyayangkan perbuatan melanggar hukum yang dilakukan para pelaku pencurian,” ungkap Sahabuddin di Kota Palu, Jumat 1 Oktober 2021.

Dia menegaskan, semua pihak harus terlibat untuk mencegah aksi pencurian fasilitas Huntap terulang. Ia pun mengakui, memiliki keterbatasan waktu dan tenaga, jika harus terlibat mencegah pencurian itu.

Baca juga: Puluhan Ribu KPM di Kota Palu Terima Tambahan Bantuan Beras

Sehingga, penyintas yang menghuni kawasan Huntap sangat diharapkan dapat berpartisipasi untuk sama-sama mencegah aksi pencurian itu.

“Jumlah kami terbatas dan tidak setiap waktu kami berada di Huntap, sehingga saya minta para penyintas yang sudah tinggal di Huntap dapat bekerjasama dengan ketua RT atau penanggungjawab disana untuk menjaga dan mengawasi Huntap. Minimal melakukan ronda malam secara bergantian,” tegasnya.

Pencurian fasilitas hunian bagi penyintas bencana gempa, tsunami, dan likuefaksi di Kota Palu dan Kabupaten Sigi, bukan hanya mengakibatkan kerugian materil, tapi juga menyebabkan penyintas lambat menempati huntap yang diberikan oleh pemerintah.

Sebab pemerintah harus kembali melengkapi fasilitas hunian sebelum siap dihuni. “Di kawasan Huntap Duyu sini meteran air dan kabel lampu penerangan jalan yang sering dicuri,” kata salah satu penyintas penghuni Huntap Duyu yang juga Ketua RT 06 RW 02 Kawasan Huntap Duyu, Kelurahan Duyu Kota Palu Pengeran Antawiryo, Jumat.

Dia menyatakan penyebab maraknya pencurian di kawasan Huntap bantuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu, karena kurangnya penerangan lampu jalan.

“Sehingga mereka bisa mencuri di kawasan Huntap Duyu sini. Aksi pencurian tersebut sudah sering terjadi,” ujarnya.

Mantan kepala balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulteng Kementerian Ferdinand Kana Lo mengatakan, saat ia menjabat Kepala BPPW Sulteng Kementerian PUPR selama beberapa tahun, kerap mendapat laporan dan menemukan di lapangan aksi serupa.

Bahkan, tidak hanya terjadi di Huntap di Kota Palu, tapi juga di Huntap bantuan Kementerian PUPR di Desa Pombewe, Kabupaten Sigi.

“Di sana pintu rumah hilang dicuri, daun jendela hilang, kusen hilang, pintu toilet juga hilang. Hampir semua yang bisa dicabut dan punya nilai jual hilang,” tutupnya. (***)

Baca juga: Pemkot Minta Penyintas Bersabar Terkait Huntap Bencana Kota Palu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post