Makam Arfandi Ardiansyah Dibongkar Untuk di Autopsi

waktu baca 2 menit
(Foto Istimewa)

Hukum, gemasulawesi – Makam Muh Arfandi Ardiansyah, pengedar sabu yang tewas karena mengalami sesak nafas dan luka lebam di tubuhnya usai ditangkap Satreskoba Makassar, dibongkar untuk dilakukan autopsi.  

Otopsi dilakukan oleh tim forensik Biddokkes Polda Sulawesi Selatan. Keluarga juga melaporkan dugaan penganiayaan kepada Arfandi ke Polda Sulawesi Selatan.

Tim Forensik Biddokkes dan tim INAFIS Polda Sulawesi Selatan membongkar makam Muh Arfandi Ardiansyah di Pemakaman Arab Kecamatan Bontoala Kota Makassar.

Baca Juga: Peran Penting Keluarga Proteksi Anak dari Kekerasan Seksual

Pembongkaran makam almarhum Arfandi dilakukan pada pukul 13.30 WITA. Tim forensik diperkirakan akan melakukan autopsi pada jenazah almarhum Arfandi untuk mengungkap penyebab kematian remaja berusia 18 tahun yang tewas setelah ditangkap oleh Unit Reserse Narkoba Polrestabes Makassar pada Minggu 15 Mei kemarin.  

Selain itu, keluarga korban yang didampingi kuasa hukumnya, serta beberapa kerabat korban menyaksikan pembongkaran makam putranya.

“Inisiatif awal Kabid Propam agar dilakukan autopsi, namun keluarga menolak. Kemudian ada permintaan autopsi lagi dari keluarga setelah dimakamkan,” ucap Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Komang Suartana, Kamis 19 Mei 2022.

Komang mengatakan pihaknya masih mendalami dugaan penganiayaan dan pelanggaran kode etik dalam penangkapan almarhum Arfandi saat itu.

Ia juga menjelaskan, dalam penyidikan di Propam dan di Bareskrim terkait dugaan penganiayaan, kita akan melihat pelanggaran kode etiknya. Tapi kalau ada unsur pidananya bisa dilimpahkan ke krimun. Kita lihat saja hasil pemeriksaan dan hasil otopsi.

Baca: DPRD Parigi Moutong Desak UNDP Selesaikan Pekerjaan 7 Sekolah

Selain itu, Komang mengatakan Propam telah mengamankan enam personel Satreskoba Polrestabes Makassar dalam kasus kematian pengedar narkoba tersebut.

Baca: Pengedar Narkoba Makassar Tewas Usai Ditangkap Polisi

“Masih belum ditahan, masih diamankan dan telah dibebas tugaskan. Belum ditahan karena belum diadili di persidangan. Kesalahannya belum ditetapkan,” ucap Komang.

Sejauh ini, sidang otopsi jenazah almarhum Arfandi, pengedar sabu yang tewas usai ditangkap Satreskoba Makassar masih berlangsung di bawah pengawasan ketat aparat kepolisian. (*)

Baca: 10 Tempat Wisata Jawa Barat ‘Reachable’ yang Tidak Boleh Dilewatkan Saat Disana!

Kunjungi Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.