Tiga Hektar Sawah Terendam Luapan Sungai Alupote Parimo

waktu baca 3 menit
Luapan Air Sungai Alupote, rendam sawah warga.

Berita parigi moutong, gemasulawesi Akibat luapan Sungai Alupote Desa Kasimbar Kabupaten Parimo Sulawesi Tengah (Sulteng), merendam tiga hektar sawah warga.

Luapan air Sungai Alupote Parimo Sulteng, akibat tanggul jebol setelah hujan deras selama beberapa jam di wilayah itu.

“Lahan sawah Kelompok  Tani lumbung Sari II Desa Kasimbar yang terendam kurang lebih 3 hektar,” ungkap Kepala  UPTD Penyuluh Kecamatan Kasimbar Parimo, I Wayan  Wardika  SP, di Kasimbar, Sabtu 4 Juli 2020.

Ia mengatakan, akibat luapan air sungai, persawahan yang sudah di tanami padi berpotensi mengalami kerusakan.

Melihat kondisi saat ini lanjut dia, kelompok tani wilayah Kecamatan Kasimbar masih memerlukan irigasi tersier dan damparit  untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Baca Juga: Info Corona Sulteng Teraktual, Tambah Dua Pasien Sembuh

Hingga saat ini, belum diketahui berapa jumlah kerusakan materil yang dialami petani akibat kejadian ini.

Sebelumnya, Anleg Fraksi Nasdem Parigi moutong (Parimo) juga tinjau ratusan hektar sawah warga di wilayah Sausu, yang gagal tanam akibat dihantam banjir akibat derasnya curah hujan di Parigi moutong.

Dampak banjir tahunan tersebut berakibat fatal bagi sektor perekonomian warga, Ummi Kalsum memperkirakan ratusan juta kerugian materil harus ditanggung warga.

“Kondisi warga sejak pandemi saja sudah sedemikian sulit, ditambah dengan banjir merendam sektor pertanian dan perkebunan warga tentu makin menyusahkan perekonomian,” ungkapnya prihatin, di DPRD Parimo, Senin 29 Juni 2020.

Lanjut Ummi, terkait irigasi tanggul jebol sudah coba dikomunikasikan dengan pihak Balai sungai dan sudah mendapatkan respon. Hanya saja kata dia, respon itu belum ditindak lanjuti dengan peninjauan pihak Balai sungai.

“Saya harap responnya bisa lebih baik lagi, dengan melakukan peninjauan dan bisa secepatnya memberikan solusi. Karena irigasi itu menjadi salah satu penunjang utama pertanian sawah warga di wilayah sausu,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.