Minggu, Mei 16, 2021
BerandaPARIGI MOUTONGPemda Parimo Akan Kirim Bantuan Logistik Korban Gempa Majene

Pemda Parimo Akan Kirim Bantuan Logistik Korban Gempa Majene

- Advertisement -spot_img

Berita parigi moutong, gemasulawesi- Dalam waktu dekat Pemda Parimo, Sulawesi Tengah, akan mengirim bantuan logistik kepada korban gempa Majene, Sulbar.

“Sebelum mengirim bantuan logistik ke lokasi korban gempa Majene, Tagana Parimo terlebih dahulu akan melakukan pendataan dan penetuan lokasi,” ungkap Ariesto yang juga bertugas sebagai koordinator relawan Tagana Parigi Moutong, sesaat sebelum bertolak ke Majene Sulbar, Jumat 15 Januari 2021.

Tugas Tagana Parimo ke lokasi korban gempa Majene, Sulbar, sesuai dengan surat tugas yang ditandatangani Sekretaris Daerah Parigi Moutong,

Relawan Tagana Parigi Moutong kata dia, akan menyasar Kabupaten Majene yang merupakan salah satu daerah terdampak gempa di Sulbar.

Baca juga: SD Lemusa Perdana Program Tagana Masuk Sekolah

Untuk membantu evakuasi korban gempa Majene, Sulawesi Barat, Tim relawan Tagana Dinas Sosial Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, gabung operasi SAR.

“Kami di lokasi bencana selain ikut terlibat proses evakuasi, juga membuka posko di Majene,” jelasnya.

Ia mengatakan, hasil laporan evakuasi korban gempa Majene akan disampaikan ke Pemda Parigi Moutong sebagai bahan tindak lanjut.

Tagana Parigi Moutong bertugas di lokasi bencana selama 14 hari. Terhitung sejak tanggal 15-28 Januari 2021.

Baca juga: Warga Malunda Mengungsi Pasca Rentetan Gempa Majene

“Kami melaporkan perkembangan terkini sebagai acuan Pemda Parigi Moutong menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan di lapangan,” sebutnya.

Ia melanjutkan, Tagana Parigi Moutong bergerak ke lokasi bencana melalui jalur darat dengan jumlah personel enam orang.

Dari hasil laporan Tagana dalam tiga hari ke depan kata dia, Pemda Parigi Moutong mungkin akan menyusul menurunkan tim selanjutnya.

“Sulteng terus mengirim relawan lintas instansi dan lembaga ikut terlibat kegiatan penanganan korban gempa Sulbar di masa tanggap darurat,” terangnya.

Baca juga: Update Gempa Majene, 28 Meninggal dan Ratusan Luka-Luka

Diketahui, sejak Jumat 15 Januari 2021 pagi, Basarnas Palu mengerahkan dua tim sebanyak 12 personel berserta peralatan pendukung operasi SAR.

Lalu, relawan Pemerintah Kota Palu dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan juga mengutus 12 personel, termasuk PMI Sulteng.

Tagana Parigi Moutong melaksanakan tugas ini semata-mata untuk misi kemanusiaan, sebagai mana mereka juga pernah membantu warga Sulteng terdampak bencana gempa, tsunami dan likuefaksi 28 September 2018.

“Saat ini, kami sedang dalam perjalanan menuju Sulawesi Barat bersama rombongan,” tutupnya.

Baca juga: Disdikbud Harap Tagana Masuk Sekolah Lanjut Hingga SMP

Laporan: Muhammad Rafii

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

Must Read

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.