Investasi Listrik di Desa Terpencil Padingkian Sulteng

waktu baca 2 menit
Investasi Listrik di Desa Terpencil Padingkian Sulteng (Foto: Illustrasi)

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Desa terpencil Padingkian Kabupaten Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) teraliri listrik.

“PT PLN (Persero) menyalurkan investasi infrastruktur senilai Rp 1,52 miliar,” ungkap Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN Agung Murdifi, dalam rilisnya di Jakarta, Senin 28 September 2020.

Ia mengatakan, PLN menyalurkan listrik bagi 73 kepala keluarga (KK) di desa terpencil, Desa Padingkian Banggai Sulteng.

Investasi miliaran rupiah yang digelontorkan itu lanjut dia, digunakan membangun jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 2,8 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah 0,9 kms.

Dan juga gardu tersebar dengan total 50 kilovolt ampere (kVA). Pasokan listriknya berasal dari PLTD Lipulalongo.

“Warga akan meningkat taraf hidup dan kesejahteraannya, dengan hadirnya listrik di Padingkian,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PLN Syamsul Huda mengatakan, komitmen PLN dalam menghadirkan listrik dapat membawa kebahagiaan dan harapan baru bagi warga.

Ia menambahkan, hadirnya PLN ditengah warga Padingkian dapat mengikis ketimpangan pembangunan.

Baca juga: Polres Parimo Amankan 128 Paket Narkoba

“Bukan hanya warga di kota saja yang menikmati listrik. Tapi sampai ke pelosok desa dan pulau. PLN hadir membawa terang agar seluruh warga Indonesia merasakan pembangunan yang merata,” tegasnya.

Ia menilai, listrik sudah menjadi kebutuhan pokok untuk menunjang segala jenis sektor usaha. PLN kini hadir ditengah warga Padingkian yang belum menikmati listrik sebelumnya.

Selain mengimplementasikan komitmen menghadirkan listrik di daerah 3T, PLN juga berupaya menghadirkan listrik untuk meningkatkan rasio elektrifikasi.

Dalam menghadirkan listrik ke Desa Padingkian kata dia, pihaknya menghadapi beberapa tantangan, karena letaknya di daerah Kepulauan Banggai Laut dan jauh dari pusat Kota Luwuk.

“Ini merupakan sebuah tantangan bagi kami. Sekaligus sebuah kebanggaan dengan membawa kebahagiaan di Padingkian,” katanya.

Sementara itu, Bupati Banggai Laut Wenny Bukarno mengapresiasi PLN atas upayanya menghadirkan listrik ke desa terpencil yang ada di wilayahnya. Padingkian, menjadi salah satu desa terpencil di Kecamatan Labobo.

“Masuknya listrik merupakan sebuah kemajuan bagi warga Desa Padingkian. Olehnya Saya mengucapkan terima kasih atas upaya yang telah dilakukan,” ungkapnya.

PLN berkomitmen mewujudkan energi yang berkeadilan dengan menyalurkan listrik di daerah-daerah 3T (tertinggal, terrdepan, dan terluar) terus bergulir.

Saat ini, rasio elektrifikasi di Kabupaten Banggai Laut telah mencapai 95,38 persen, dengan rasio desa berlistriknya 66,67 persen.

Baca juga: Ganti Hidayat, Sigit Pasha Pimpin Kota Palu

Sumber: Antaranews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.