Lima Kabupaten di Sulawesi Tengah Masuk Zona Merah Covid 19

waktu baca 2 menit
Foto: Illustrasi uji swab covid 19.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Dinkes Provinsi Sulawesi Tengah menyebut lima kabupaten masuk kategori zona merah covid 19 atau wilayah berisiko tinggi terjadi penularan dan penyebaran.

“Lima daerah masuk zona merah itu antara lain Kota Palu, Kabupaten Donggala, Poso, Tojo Una-Una dan Morowali,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah dr I Komang Adi Sujendra, di Kota Palu, Selasa 29 Juni 2021.

Ia mengatakan, kasus aktif covid 19 di Kota Palu ada 138 kasus atau 138 orang positif terpapar covid 19 kini menjalani karantina secara mandiri maupun di pusat pelayanan kesehatan setempat.

Dalam data situasi covid 19 Dinkes Provinsi Sulawesi Tengah, terdapat 27 kasus aktif covid 19 di Kabupaten Donggala, 12 kasus aktif di Poso, 11 kasus aktif di Touna dan 66 kasus aktif di Morowali.

Baca juga: Covid Sulteng 29 Juni 2021: Bertambah 75 Kasus Baru

“Sementara itu enam daerah masuk kedalam zona kuning atau zona dengan risiko sedang terjadi penularan dan penyebaran covid 19,” sebutnya.

Baca juga: Pemerintah Didesak Lindungi ABK WNI di Kapal Asing

Enam daerah itu antara lain Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan (Bangkep), Morowali Utara (Morut), Sigi, Tolitoli dan Buol.

Selanjutnya, di Banggai terdapat 72 kasus aktif covid 19. Di Bangkep terdapat 14 kasus aktif, Sigi 41 kasus aktif, Tolitoli 27 kasus aktif dan di Buol sembilan kasus aktif.

Baca juga: Cuaca 30 Juni 2021: Sulawesi Tengah Potensi Hujan Lebat Disertai Petir

Adapun dua daerah di Provinsi Sulawesi Tengah yaitu di Kabupaten Banggai Laut dan Parigi Moutong masuk zona kuning atau zona dengan risiko rendah terjadi penularan dan penyebaran covid 19.

“Ada 21 Kasus aktif covid 19 di Parigi Moutong. Sementara di Kabupaten Balut sama sekali tidak ditemukan kasus aktif covid 19,” terangnya.

Baca juga: KKP dan Kemenhub Teken MoU Pengembangan Pelabuhan Ambon Baru

Secara kumulatif, sudah 13577 orang terpapar covid 19 di Provinsi Sulawesi Tengah.

Dari 13577 orang itu, 12734 orang dinyatakan telah sembuh, 399 orang meninggal dunia dan 444 pasien masing menjalani karantina secara mandiri maupun di pusat pelayanan kesehatan setempat.

Baca juga: Kementrian Refocusing Anggaran Fokus Tangani Covid 19

Laporan: Rafiq

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.