Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Lima Bocah Diduga Curi Uang Kas Sekolah Dikembalikan ke Orangtua

Lima Bocah Diduga Curi Uang Kas Sekolah Dikembalikan ke Orangtua
Foto: Lima Bocah Diduga Curi Uang Kas Sekolah Dikembalikan ke Orangtua

Gemasulawesi– Kepolisian Resort (Polres) Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), telah mengembalikan kelima bocah diduga pelaku pencurian uang kas di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kapanewon Rongkop.

“Para pelaku diamankan kurang dari 24 jam dan sudah dikembalikan kepada orangtuanya,” ungkap Kepala Subbagian Humas Kepolisian Resor Gunungkidul Iptu Suryanto, Rabu,8 September 2021.

Dia mengatakan, polisi mengamankan lima bocah usai menyelidiki kasus pencurian uang kas di sekolah itu.

Baca juga: Polisi Bekuk ASN Pencuri Barang Elektronik di Tolitoli

“Ada lima anak yang diamankan paling tua usianya 12 tahun. Ada yang masih sekolah di sana, dan ada yang sudah lulus SD itu,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pelaku sempat diperiksa Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Gunungkidul. Pelaku yang masih dibawah umur, akan mendapat pembinaan atau diversi, namun sebelumnya kedua pihak harus bertemu terlebih dahulu.

“Kami bina nanti dan dikembalikan ke orangtua, untuk uang hasil curian mereka itu digunakan untuk jajan,” ucapnya.

Baca juga: Badan Standar Nasional Pendidikan Diganti Dewan Pakar

Pihaknya berharap, orang tua dapat mengawasi pergaulan anak-anaknya ketika berada di luar rumah, agar tidak sampai berperilaku yang melanggar hukum.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan keamanan, dan segera menghubungi pihak kepolisian jika mendapati hal-hal yang mencurigakan. 

Baca juga: Wabup Badrun Tekankan Proyek Fisik Mesti Selesai Tepat Waktu

Kasus pencurian itu pertama kali diketahui pada Selasa 7 September 2021, sekitar pukul 08.00 WIB.

Saat itu, salah seorang guru, Mulyati, yang telah tiba di sekolah, mengecek buku kas sekolah beserta uang yang disimpan dalam laci mejanya. Ternyata uang itu hilang. Total kerugian mencapai Rp 8,138 juta.

Baca juga: DPRD Sigi Konsultasi ke Parigi Moutong Terkait Iuran BPJS

Kejadian itu lantas dilaporkan pihak sekolah kepada Kepolisian Sektor Rongkop. Usai mendapat laporan, polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Berdasar olah TKP, polisi menemukan jendela belakang ruangan dalam posisi terbuka. Selain itu, di sana terdapat bekas congkelan. (***)

Baca juga: Inspektorat Dampingi Pengadaan Ribuan Laptop Disdikpora Gunungkidul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post