Lebih Parah, Diperkirakan Progres Pekerjaan Puskesmas Sumber Sari Dibawah 50 Persen

Lebih Parah, Diperkirakan Progres Pekerjaan Puskesmas Sumber Sari Dibawah 50 Persen
Proyek Puskesmas Sumber Sari 2019 (Foto: Humas)

Parigi moutong, gemasulawesi.com Kemajuan pekerjaan proyek Puskesmas Sumber Sari Desa Sumber Sari Kecamatan Parigi Selatan Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah (Sulteng) masih dibawah 50 persen.

Dari hasil kunjungan Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) yang dipimpin Wakil bupati (Wabup) Parimo, Badrun Nggai menunjukkan Puskesmas Sumber Sari adalah salah satu proyek pekerjaan yang masuk kedalam progress pekerjaan lambat.

Read More

“Berdasarkan hasil inspeksi ini, kami pesimis pekerjaan dapat selesai dalam waktu sebulan mendatang,” ungkap Wakil Bupati Badrun Nggai, di sela-sela kunjungan TEPRA ke lokasi kegiatan, Senin, 25 November 2019.

Diketahui, proyek Puskesmas Sumber Sari Parigi Moutong dilaksanakan CV Sinar Sojol dengan anggaran mencapai nilai Rp. 5,635 Miliar Rupiah, bersumber dari anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019, dengan nomor kontrak pekerjaan 602/132.14/Diskes.

Baca juga: Progres Pekerjaan Proyek Puskesmas Ongka Parimo Baru Capai 65 Persen

Berikutnya, detail hasil kunjungan tim TEPRA terkait kemajuan proyek pekerjaan CV Sinar Sojol mengungkap sebahagian bangunan terlihat belum memiliki atap. Yang terlihat hanyalah baru pemasangan rangka atap yang telah selesai.

Selain belum terpasangnya sebagian atap, bangunan Puskesmas Sumber Sari juga nampak dinding bangunan belum terplester sepenuhnya. Yang terplester hanyalah sebahagian dinding bangunan luarnya saja.

Kemudian menurut pantauan, bangunan juga hanya terpasang sebagian plafon. Plafon nampak belum terpasang pada lantai dua bangunan Puskesmas. Pintu dan jendela Puskesmas juga belum terpasang.

Dari data informasi yang diperoleh proyek pekerjaan Puskesmas Sumber Sari direncanakan memakan waktu pembangunan selama 150 hari kalender. Dari rentang waktu yang tersedia, bangunan Puskesmas masih jauh dari paripurna, sementara pelaksanaan pekerjaan akan berakhir pada 15 Desember 2019.

Salah satu pembahasan pada rapat TEPRA Selasa, 26 November 2019, terungkap potensi Pemda memutus kontrak sejumlah pekerjaan proyek yang tidak selesai pada waktunya.

“Tadi itu, sempat disinggung untuk pemutusan kontrak proyek-proyek yang besar potensinya tidak selesai,” ungkap seorang sumber yang enggan namanya dikorankan.

Ia menambahkan, dalam rapat itu juga Wakil Bupati memberi peringatan tegas kepada sejumlah Kepala OPD yang hadir.

Baca juga: Pekerjaan Proyek RKB SD Palasa Parigi Moutong Diinspeksi

Laporan: Tim gemasulawesi

banner 728x90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.